Senin , April 19 2021
Home / Hukum Kriminal / Dilaporkan Korupsi, Dinas PU Tuba Diperiksa Kejari Menggala

Dilaporkan Korupsi, Dinas PU Tuba Diperiksa Kejari Menggala

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Dinas PU Tulang Bawang dimintai keterangan oleh Kejari Menggala. Permintaan keterangan tersebut terkait kasus dugaan korupsi yang dilaporkan aliansi LSM Fortuba dan Forkorindo Tulang Bawang beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan Kasi Intel Kejari Menggala Miryando Eka Saputra. Dirinya menjelaskan kehadiran pihak Dinas PU Tuba sebanyak 7 orang, salah satunya Bendahara Dinas PU Ridwansyah. Kedatangan mereka di Kejari Menggala sejak pukul 11 siang hingga pukul 4 sore. Sementara, Ridwansyah Bendahara Dinas PU Tuba enggan berkomentar, saat dimintai keterangan para awak media.

BACA JUGA:  Nyalon Bupati Lagi, Zaiful Bokhari Siap Bersaing Rebut "Restu" Partai Golkar

Ditempat yang sama, Kabid Bina Marga Dinas PU Tuba Dominan Kautsar atau yang akrab dipanggil Ghofar, membenarkan jika kehadiran pihaknya di Kantor Kejari Menggala terkait dugaan kasus Korupsi yang dilaporkan LSM Fortuba dan Forkorindo.

Diberitakan sebelumnya, ratusan massa yang tergabung dalam aliansi DPP LSM Fortuba dan DPC Forkorindo Tuba, menggelar unjuk rasa di kantor Kejaksaan Menggala. Unjuk rasa tersebut mendesak penegak hukum diwilayah itu mengusut tuntas dugaan kasus korupsi di Dinas P.U Tulang Bawang.

Ketua DPP LSM Fortuba, Andika dalam orasinya mengatakan dirinya meminta pihak Kejari Menggala segera menindaklanjuti laporan tentang adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dilingkup Pemkab setempat.

BACA JUGA:  Pers Pertanyakan Angaran Dana Publikasi 2017

Dilain kesempatan, Andika menjelaskan bahwa anggaran tahun 2015 senilai Rp. 4.492.154.600 di Dinas PU Tuba, terdapat dugaan beberapa item kegiatan bermasalah atau fiktif yang telah dilaporkan pihaknya ke Kejari Menggala. Diantaranya, yakni anggaran kegiatan belanja alat tulis kantor dengan kode rekening 5.2.2.01.01 dan pagu anggaran Rp.1.204.595.600. Dari anggaran tersebut terealisasi Rp. 1.190.071.100, dan tersisa Rp. 14.524.500.00.

“Selain itu, anggaran kegiatan belanja perangko, materai dan benda pos lainnya-Kode Rekening 5.2.2.01.04 dengan Pagu Anggaran Rp. 231.984.000.00. Dari anggaran ini terealisasi Rp. 230.704.000.00, dan terdapat sisa anggaran Rp. 1.280.000.00”, Terangnya.

BACA JUGA:  Pemprov dan PKK Provinsi Lampung Sinergikan Pembangunan Lampung Timur

Andika juga menjelaskan tentang anggaran kegiatan honorarium panitia pelaksana kegiatan Jumlah Anggaran – Kode Rekening 5.2.1.01.01 dengan Pagu Anggaran Rp. 1.168.725.000, terealisasai Rp. 1.023.575.000, dan tersisa Rp. 145.150.000. Kemudian, anggaran kegiatan honorarium pengadaan barang dan jasa – Kode Rekening 5.2.1.01.02 dengan Pagu Anggaran Rp. 1.422.875.000. Dari anggaran tersebut terealisasi Rp. 1.375.135.000 dan anggarannya tersisa senilai Rp. 47.740.000.00. (Yahya Affyt)

About admin

Check Also

Gagal Kabur, Tersangka Perampasan HP Berhasil Ditangkap Warga

LAMPUNG1.COM, Upaya kabur tersangka perampasan telepon genggam, di Kabupaten Lampung Timur, tidak berjalan mulus, karena …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *