Rabu , Juli 28 2021
Home / Hukum Kriminal / Dua Pelaku Curas di Tanggamus Dilumpuhkan Petugas

Dua Pelaku Curas di Tanggamus Dilumpuhkan Petugas

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Genderang perang terhadap pelaku begal kian ditabuh kencang oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanggamus, satu persatu pelaku begal sadis yang biasa melakukan aksinya diwilayah Kecamatan Wonosobo ditangkap. Setelah sebelumnya Satreskrim menangkap komplotan Resi Cs, kini dua pelaku dari komplotan lain diamankan.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Hendra Saputra mengatakan, bahwa Tim Jatanras yang telah dibentuknya, berhasil membekuk dua tersangka curas yang biasa beoperasi diwilayah Kecamatan Wonosobo. Keduanya adalah Kosim (35) warga Pekon Waypanas Kecamatan Wonosobo dan rekannya, Apriyanto (20) warga Pekon Negeriratu, Kecamatan Kota Agung. Kedua tersangka merupakan DPO.

“Setelah kami tunggu sekitar tiga hari dari waktu terakhir mereka beraksi, kami menerima informasi bahwa dua buruan kami ini sedang pulang kerumah. Tanpa menunggu lama, saya langsung turunkan Tim Jatanras untuk meluncur ke rumah masing-masing pelaku. Selasa (18/10) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, keduanya berhasil kami bekuk di rumah masing-masing. Kami terpaksa menghadiahi mereka dengan timah panas, lantaran melawan petugas saat penangkapan,”ungkap Hendra Saputra dalam ekspose, kemarin (20/10)

BACA JUGA:  Bantu Petani, Gubernur Lampung Operasikan Klinik Pertanian Keliling

Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Kosim dan Apriyanto mengaku sudah empat kali beraksi bersama dua pelaku lainnya yang saat ini masih buron. Kosim beserta komplotannya sudah beraksi tiga kali di wilayah Kecamatan Wonosobo dan satu kali di Kecamatan Pulau Panggung. Dalam tiap aksinya, Kosim dan komplotannya mengancam calon korban menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Selain mengamankan para tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade Repsol warna orange limited edition yang masih lengkap dengan keranjang sayur milik korban. Sedangkan sajam celurit yang biasa dipakai untuk beraksi, diduga masih dibawa rekan Kosim yang masih buron.

BACA JUGA:  Wow! Kakek 75 Tahun Ini Semangat Angkat Cangkul Dalam Gelaran TMMD 109

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka terancam dijerat dengan pasal 365 KUH Pidana tentang curas, dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kosim dan Apriyanto yang dikenal bengis ketika beraksi, kemarin berjalan tertatih kesakitan. Tampak balutan perban pada betis kanan Kosim bekas timah panas Tim Jatanras Reskrim Tanggamus. Sementara Apriyanto juga didor di pergelangan kaki kirinya.

“Biasanya motor hasil operasi kami, dijual antara dua sampai tiga juta. Uang itupun masih kami bagi-bagi lagi. Kalau untuk saya, biasanya uang tersebut saya gunakan untuk biaya sekolah anak . Kami beraksi pada malam hari, sekitar pukul 22.00 WIB. Untuk melihat calon korban kami ini orang jauh atau warga lokal, biasanya kami melihatnya dari helm. Jadi kalau pakai helm, kami menganggap bahwa orang jauh dan bisa untuk digarap,” aku Kosim seraya meringis menahan sakit. (Afta/Bhn)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Wisata Mati Suri, Pelaku Wisata Di Pesawaran Menjerit

  LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dan level 3 membawa dampak kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *