Minggu , Mei 15 2022
Home / Hukum Kriminal / Farizal Kembali Mangkir Dalam Pemeriksaan Penyidik

Farizal Kembali Mangkir Dalam Pemeriksaan Penyidik

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Mantan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Lampung Farizal Badri Zaini untuk ketiga kalinya mangkir dalam pemeriksaan tim penyidik Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kamis siang (6/10), dengan alasan sakit setelah beberapa hari di cecer pertanyaan terkait kasus fee proyek senilai Rp. 14 Milyar tersebut.

Hal tersebut di ungkapkan kuasa hukum Farizal, Beni Na Puspanegara.

BACA JUGA:  Mencoba Menggali Potensi Dari Diskusi

Beni menjelaskan kedatangan dirinya ke Polda Lampung untuk menyerahkan surat ketidakhadiran kliennya. Menurut Beni, kliennya mengalami sakit psikis, sehingga belum dapat berjalan dengan lancar.

Rencananya, pemeriksaan akan dilanjutkan besok, Jum’at (7/10).

Seperti yang telah diberitakan sejumlah media, Djoko Prihartanto melaporkan Farizal Badri Zaini atas kasus penipuan dan penggelapan dana fee proyek di Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung senilai Rp. 14 Milyar.

BACA JUGA:  M. Mansur SH, MH Resmi Gantikan Alek Rahman SH, MH, sebagai Kajari Lambar

Djoko mengaku disuruh Farizal mencari calon rekanan untuk proyek di dua Dinas tersebut, akhirnya Djoko mendapatkan sebelas calon rekanan yang akan menggarap proyek tersebut.

Namun, setelah menyetorkan uang sebesar Rp. 9 Milyar ke Farizal melalui Djoko, para rekanan tersebut tidak mendapatkan proyek yang dijanjikan. Menurut Djoko, total dana yang telah disetor calon rekanan ke Farizal mencapai Rp. 14 Milyar. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bapemperda DPRD Batam Masih Berupaya Selesaikan Pembahasan Harmonisasi Lanjutan Terhadap Ranperda Perkampungan Tua

Lampung1.com – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam masih berupaya menyelesaikan pembahasan harmonisasi …

One comment

  1. jemput paksa aj pak kalau selalu mangkir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.