Senin , Mei 16 2022
Home / Ruwa Jurai / Mesuji / Paslon Dilarang Beri Dana Konsumsi Atau Transportasi Saat Kampanye

Paslon Dilarang Beri Dana Konsumsi Atau Transportasi Saat Kampanye

LAMPUNG1.COM, Mesuji – KPU Mesuji mengingatkan dua pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mesuji, untuk tidak mengeluarkan dana untuk konsumsi atau transportasi bagi para peserta kampanye.
Hal tersebut dikatakan Jupri Anggota KPU Mesuji Pokja Kampanye dan Sosialisasi, Senin (31/10).

“Saya ingatkan lagi untuk para tim penghubung (LO) masing-masing pasangan calon untuk mentaati peraturan KPU Nomor 12 tahun 2016, Pasal 69 Ayat 3. Sanksi tegas menanti kalau melanggar. Dan masa kampanye berlaku mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017, dan masa tenang selama tiga hari,” kata Jupri.

BACA JUGA:  Pembangunan Drainase, TMMD Kodim Bojonegoro Wujudkan Harapan Masyarakat Desa Jatimulyo

Jupri juga meminta tim LO masing-masing pasangan calon mengkonfirmasi terlebih dulu kepada KPU sebelum melakukan kegiatan kampanye.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Mesuji Apri Susanto, menjelaskan sanksi tegas bagi calon yang melanggar peraturan KPU.

Apri mengatakan, sanksi peraturan KPU itu ada dalam UU Nomor 10 tahun 2016 Pasal 187a, Ayat 1. Tiap orang yang memberi uang/materi kepada pemilih untuk memilih pasangan calon, dipidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan atau denda Rp. 200 Juta paling banyak Rp.1 Milyar.

BACA JUGA:  Melakukan Renovasi MCK Kelurahan Garuntang Oleh Kodim 0410/KBL Serta Warga Pada TMMD 109

“Dan Ayat 2 pun berbunyi demikian, yaitu yang memberi dan menerima terkena ancaman penjara dan denda yang sama,”pungkas Apri. (Baginda)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Ini Dia Para Juara Tournament Catur, Pada HUT Ke-6 Media LAMPUNG1.COM

LAMPUNG1.COM, Tournament Catur tingkat Provinsi Lampung, yang digelar pada Minggu (15/5), oleh media pemberitaan online …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.