Selasa , Oktober 26 2021
Home / Ekonomi / Pertumbuhan Ekonomi Lampung Kalahkan Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Kalahkan Nasional

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Pertumbuhan ekonomi Lampung memperlihatkan tren yang meningkat dari 5,08 % pada tahun 2014 menjadi 5,13 % pada tahun 2015. Catatan tersebut lebih baik dibanding dengan pertumbuhan ekonomi pada skala nasional, dimana pertumbuhan ekonominya justru mengalami perlambatan dari 5,02 % di tahun 2014 menjadi 4,79 % pada tahun 2015. Hingga Triwulan II Tahun 2016, perekonomian Lampung tumbuh 5,21 % (year on year), sementara perekonomian nasional tumbuh sebesar 5,18 % pada periode yang sama.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, pada saat Penyerahan KUA-PPAS APBD Provinsi Lampung TA. 2017, di hadapan Pimpinan, Anggota DPRD, FORKOPIMDA, Pimpinan Instansi Vertikal, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Pimpinan Perguruan Tinggi, LSM, PERS, di Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (31/10).

BACA JUGA:  Pedagang dan Pembeli Keluhkan Kenaikan Harga Daging Sapi

Kabag Humas Pemprov Lampung Heriansyah menjelaskan, untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara tahapan-proses perencanaan dengan tahapan -proses penganggaran dalam pembangunan, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah secara simultan telah mengamanatkan bahwa penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

BACA JUGA:  Asyik "Nyabu" Dikontrakan, Remaja Ini, Di Tangkap Polisi

img-20161031-wa0012

Di tahun 2017, ekonomi Provinsi Lampung diperkirakan akan tumbuh pada kisaran 5,2 hingga 5,5 %, sedikit diatas asumsi pertumbuhan ekonomi nasional yang disepakati oleh Pemerintah dan DPR yaitu sebesar 5,1 %.

M. Ridho Ficardo merincikan dalam rancangan APBD Tahun 2017, Pendapatan Daerah direncanakan mencapai Rp. 6,033 Triliun. Jumlah ini meningkat 3,57 % dibanding target pendapatan pada Perubahan APBD 2016 yang sebesar Rp. 5,825 triliun. Komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan mencapai Rp. 2,452 trilyun. Sementara itu, komponen Dana Perimbangan direncanakan sebesar Rp. 3,563 trilyun; dan komponen Lain-lain Pendapatan Yang Sah sebesar Rp. 17, 558 Milyar.

BACA JUGA:  Di Lokasi TMMD 110 Tambakrejo, Prajurit TNI Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Sementara, Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp. 6,033 trilyun, meningkat sekitar 1,95 % dibanding dengan anggaran belanja daerah pada Perubahan APBD tahun 2016 yang sebesar Rp. 5,918 trilyun. Belanja Daerah tahun 2017, terdiri atas Belanja Tak Langsung sebesar Rp. 4,201 trilyun dan Belanja Langsung sebesar Rp. 1,832 Trilyun. (Red/Hum)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Gandeng PWI, Pemkot Prabumulih Kunker ke Pesawaran

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Pemerintah Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Bumi Andan Jejama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *