Kamis , Februari 18 2021
Home / Ekonomi / Tidak Lunasi Tunggakan Sewa, Pedagang Keluar Dari Shopping Center Metro

Tidak Lunasi Tunggakan Sewa, Pedagang Keluar Dari Shopping Center Metro

LAMPUNG1.COM, Pengelolaan kawasan perbelanjaan Shopping Center, kini menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Kota Metro, setelah di tolaknya pengajuan gugatan kasasi yang layangkan oleh pihak pengembang, PT Nolimax Jaya, pada Kamis (13/10).

Plt Kadis Pasar Kota Metro, Khaidarmansyah, menerangkan bahwa secara resmi penolakan gugatan Uzendra Lukman, pengembang Metro Mega Mall (PT Nolimax Jaya) ini, tertuang dalam Surat Keputusan Mahkamah Agung, Nomor : 1765K / PDT / 2016.

BACA JUGA:  Bocah Tamatan SMP, Jadi Korban Nafsu Bejat Pemuda Di Lampung Timur

Beberapa isi kontrak yang tidak berhasil di capai oleh pihak PT Nolimax Jaya, antara lain adalah tidak mampunya pengembang, untuk menyelesaikan pekerjaan tahap 1, sesuai jadwal, yaitu pada bulan Desember 2014, kemudian belum terpenuhinya beberapa dokumen yang terkait dengan proyek tersebut.

Sebagai langkah awal, selanjutnya Pemerintah Kota Metro, akan melakukan proses pendataan dan penataan ulang terhadap kawasan pusat perbelanjaan tersebut, termasuk menginventarisir para pedagangnya, karena berdasarkan data, masih ada pedagang-pedagang yang belum membayar kontribusi keuangan, sesuai aturan yang telah di sepakati.

BACA JUGA:  Pelapor Berharap BAWASLU dan GAKUMDU Lakukan Penindakan dan Penegakan Hukum.

“Kita himbau pedagang segera melunasi tunggakan sewa toko di kawasan Shopping Center / Metro Mega Mall, sebelum kita jatuhkan sangsi tegas, bagi pedagang yang masih membandel”, jelasnya. (Eko Arif)

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Empat Pelaku Perjudian Jenis Togel Ditangkap

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Polsek Semaka Polres Tanggamus menangkap empat pelaku perjudian jenis toto gelap (Togel) …

2 comments

  1. Wah ribet amat y ps cendrawasih ada2 mslh yg timbul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *