Selasa , Oktober 26 2021
Home / Agama / Aksi Damai Penistaan Agama oleh Ahok Juga di Lakukan di Lamsel.

Aksi Damai Penistaan Agama oleh Ahok Juga di Lakukan di Lamsel.

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Aksi demontrasi damai terkait penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya purnama alias Ahok, tidak hanya dilakukan di Jakarta.

Di Kabupaten Lamsel, ribuan massa yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Umat Islam Lampung Selatan (FSUI-LS) menggelar aksi damai soal penistaan Agama yang dilakukan Ahok, Jumat (4/11), di depan Kantor Bupati Lamsel.

Berdasarkan pantauan Lampung1.com, massa melakukan long march dari halaman Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda, menuju Kantor Bupati Lampung Selatan.

Dalam orasinya, Ketua FSUI Lampung Selatan Burhanudin, mengatakan Indonesia merupakan Negara majemuk terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama. Semuanya terbingkai dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Indonesia memang bukan Negara Islam. Tapi, Indonesia adalah Negara yang beragama. Selain itu, agama Islam termasuk agama yang diakui di bangsa ini dan merupakan Negara terbesar pemeluknya.

BACA JUGA:  Pemkab Pringsewu Peringati HSN ke VI Tahun 2021

Karena itu, umat Islam tidak terima atas perkataan Basuki Tjahya Purnama yang secara jelas dan sengaja mengusik dan mengganggu ketenangan umat Islam, dengan ucapan yang secara sengaja menyebut bahwa kitab suci Al Quran surat Al Maidah ayat 51 adalah kebohongan, yang dapat diartikan bahwa isi dalam kitab suci Al Quran bohong dan tidak ada kebenaranya.

“Oleh sebab itulah, sebagai umat islam kita harus berpartisipasi berjihad membela agama islam. Karena itu, FSUI Lampung Selatan ikut sertaberjuang bersama-sama dan kami juga menyampaikan tuntutan hendanya presiden Jokowi harus jadi pemimpin yang jelas adil dan bijaksana bagi masyarakat Indonesia dengan tidak melindungi Ahok dari jeratan hukum atas kasus penistaan agama. Selain itu, kami juga meminta kepada Kapolri sebagai aparat penegak hukum dan pendindakan hukum terhadap Ahok,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Keberadan PT. Multi Pruti Diduga Salah Satu Penyebab Banjir

Selain masa dari ormas Islam di Lamsel, Bupati Lamsel Zainudi Hasan juga ikut menyerukan Pemerintah Pusat agar tidak mudah menganggap kelompok Islam ingin memecah belah tatanan beragama. Apa yang diserukan umat Islam, menurut Zainudin tujuannya agar jangan sampai kitab suci umat Islam dinistakan.

Artinya kata dia, setiap ada permasalahan yang berhubungan dengan agama semua kelompok harua diundang, agar persatuan bangsa ini tetap terjaga.Karenanya dirinya menghimbau pemerintah pusat, Kapolri, untuk tidak mudah menganggap ada kelompok islam seolah ingin memecah belah.

BACA JUGA:  Nanang Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir di Bakauheni Lamsel

“Saya juga mengimbau kepada pemerintah pusat dan Kapolri untuk tidak mudah menganggap kelompok-kelompok Islam ingin memecah belah misalnya ketika ada persoalan hendaknya semua kelompok diundang. Jangan membeda-bedakan suatu kelompok. Sebab, ini bisa menimbulkan perpecahan,”katanya, ketika diwawancarai usai shalat Jumat. (Pranata).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Gandeng PWI, Pemkot Prabumulih Kunker ke Pesawaran

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Pemerintah Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Bumi Andan Jejama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *