Minggu , Oktober 2 2022
Home / Agama / Aksi Damai Penistaan Agama oleh Ahok Juga di Lakukan di Lamsel.

Aksi Damai Penistaan Agama oleh Ahok Juga di Lakukan di Lamsel.

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Aksi demontrasi damai terkait penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya purnama alias Ahok, tidak hanya dilakukan di Jakarta.

Di Kabupaten Lamsel, ribuan massa yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Umat Islam Lampung Selatan (FSUI-LS) menggelar aksi damai soal penistaan Agama yang dilakukan Ahok, Jumat (4/11), di depan Kantor Bupati Lamsel.

Berdasarkan pantauan Lampung1.com, massa melakukan long march dari halaman Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda, menuju Kantor Bupati Lampung Selatan.

Dalam orasinya, Ketua FSUI Lampung Selatan Burhanudin, mengatakan Indonesia merupakan Negara majemuk terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama. Semuanya terbingkai dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Indonesia memang bukan Negara Islam. Tapi, Indonesia adalah Negara yang beragama. Selain itu, agama Islam termasuk agama yang diakui di bangsa ini dan merupakan Negara terbesar pemeluknya.

BACA JUGA:  "Salai Tabuan" Wadah Silahturahmi Penggemar Motor Klasik di Kalianda

Karena itu, umat Islam tidak terima atas perkataan Basuki Tjahya Purnama yang secara jelas dan sengaja mengusik dan mengganggu ketenangan umat Islam, dengan ucapan yang secara sengaja menyebut bahwa kitab suci Al Quran surat Al Maidah ayat 51 adalah kebohongan, yang dapat diartikan bahwa isi dalam kitab suci Al Quran bohong dan tidak ada kebenaranya.

“Oleh sebab itulah, sebagai umat islam kita harus berpartisipasi berjihad membela agama islam. Karena itu, FSUI Lampung Selatan ikut sertaberjuang bersama-sama dan kami juga menyampaikan tuntutan hendanya presiden Jokowi harus jadi pemimpin yang jelas adil dan bijaksana bagi masyarakat Indonesia dengan tidak melindungi Ahok dari jeratan hukum atas kasus penistaan agama. Selain itu, kami juga meminta kepada Kapolri sebagai aparat penegak hukum dan pendindakan hukum terhadap Ahok,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Proyek TMMD Terbukti Membantu Pemerintah Mengurangi Kemiskinan

Selain masa dari ormas Islam di Lamsel, Bupati Lamsel Zainudi Hasan juga ikut menyerukan Pemerintah Pusat agar tidak mudah menganggap kelompok Islam ingin memecah belah tatanan beragama. Apa yang diserukan umat Islam, menurut Zainudin tujuannya agar jangan sampai kitab suci umat Islam dinistakan.

Artinya kata dia, setiap ada permasalahan yang berhubungan dengan agama semua kelompok harua diundang, agar persatuan bangsa ini tetap terjaga.Karenanya dirinya menghimbau pemerintah pusat, Kapolri, untuk tidak mudah menganggap ada kelompok islam seolah ingin memecah belah.

BACA JUGA:  TMMD 110 Jatimulyo Tambakrejo, TNI Datangi Kepala PAUD Melati

“Saya juga mengimbau kepada pemerintah pusat dan Kapolri untuk tidak mudah menganggap kelompok-kelompok Islam ingin memecah belah misalnya ketika ada persoalan hendaknya semua kelompok diundang. Jangan membeda-bedakan suatu kelompok. Sebab, ini bisa menimbulkan perpecahan,”katanya, ketika diwawancarai usai shalat Jumat. (Pranata).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bagikan 500 Paket Sembako, Warga Berharap Ardian Pimpin Lampura Dengan Baik Kedepan

LAMPUNG1.COM, Kotabumi– Wakil Bupati Lampung Utara Ardian Saputra turun langsung kelapangan guna meninjau kondisi masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.