Rabu , Oktober 20 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Gubernur Lampung Hadiri Peringatan 160 Tahun Gugurnya Raden Intan II

Gubernur Lampung Hadiri Peringatan 160 Tahun Gugurnya Raden Intan II

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Acara peringatan 160 tahun gugurnya Pahlawan Nasional Raden Intan II berlangsung di Lamban Balak Keratuan Lampung Selatan, Rabu (16/11).

Suasana khidmad dan penuh ajakan mewarisi nilai-nilai patriotisme, serta diselingi tarian, pantun, budaya Lampung, dan arak-arakan, menyambut kedatangan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Wakil Bupati Lampung Selatan, Pejabat Eselon II Provinsi Lampung, serta Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Lamsel.

Ketua Adat Keratuan Darah Putih Dalom Kusuma Ratu Erwin Sahrial mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur Ridho Ficardo, serta perhatian Pemerintah terhadap kelestarian sejarah perjuangan masyarakat Lampung. Atas nama masyarakat adat serta keluarga besar Keratuan Darah Putih, memohon kepada Gubernur agar membantu pemugaran rumah kediaman Raden Intan II, yang merupakan tempat tinggal Raden Intan II selama memimpin perlawanan masyarakat Lampung terhadap para penjajah di Lampung.

BACA JUGA:  Ditinggal Bertamu, Motor Digasak Maling.

img-20161116-wa0005

Karo Humas dan Protokol Bayana menjelaskan, dalam sambutannya Gubernur M. Ridho Ficardo Saat mengapresiasi acara peringatan 160 tahun wafatnya Raden Intan II. Gubernur berjanji akan membantu kegiatan peringatan untuk mengenang jasa para pahlawan Lampung, dan akan menjadikan agenda rutin yang akan disatukan dengan kegiatan-kegiatan kalender pariwisata. Gubernur telah perintahkan Dinas terkait untuk membangun/memugar rumah adat yang merupakan warisan sejarah.

Kabag Humas Heriyansyah menambahkan, Raden Intan II merupakan salah satu pemimpin perjuangan di Lampung. Raden Intan II gugur pada 5 oktober 1856 pada usia 22 tahun, karena penghianatan saudara sebangsanya yang berada dipihak Belanda. Pada tahun 1986 Pemerintah Republik Indonesia menganugerahi Raden Intan II gelar Pahlawan Nasional yang tercantum dalam Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No.082 Tanggal 23 Oktober 1986.

BACA JUGA:  Antisipasi Penyebaran Covid-19, Wagub Nunik Awali Penyemprotan Disinfektan di SMA/SMK se-Provinsi Lampung

img-20161116-wa0016

Ahli waris Raden Intan II berada di Desa Kuripan Kecaatan Penengahan Lampung Selatan yang disebut sebagai “Keratuan Darah Putih”. Hingga kini pihak keluarga menjaga peninggalannya dan juga terus melestarikan adat istiadat secara turun temurun yang kini dipimpin oleh Erwin Syahrial gelar Dalom Kesuma Ratu IV.

Turut hadir dalam acara ini, M. Raden Mas Saputera Jaya Sampurna yang merupakan keturunan ke 10 Sultan Banten Maulana Hasanudin, perwakilan Kesultanan Djogja, Tokoh Masyarakat Bugis, serta Tokoh Masyarakat Solo – Jawa Tengah.

BACA JUGA:  Sedap !! Santriwati Jadi Manager Tim Bola Diajang LSN 2018

Usai memberikan Sambutan, Gubernur meninjau kondisi bangunan rumah yang hampir keseluruhan terbuat dari Kayu. Kemudian dilanjutkan berziarah kemakam “Raden Intan II” di Dusun Cempaka Desa Gedungharta Kecamatan Penengahan Lampung Selatan, dan berdoa dipusaran makam Pahlawan Nasional Raden Intan II. (Red/Hum)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Miris !!! Oknum PNS Dinas PP&PA Kab Tubaba Abaikan Pelindung Hak Anak

Lampung 1.com,Tubaba – Melanjutkan pemberitaan sebelumnya terkait dengan oknum PNS Dinas PP & PA Tubaba …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *