Kamis , Oktober 21 2021
Home / Ruwa Jurai / Mesuji / Pengembangan Kawasan Cabai Besar di Mesuji Belum Terlaksana Seluruhnya
sumber : google

Pengembangan Kawasan Cabai Besar di Mesuji Belum Terlaksana Seluruhnya

LAMPUNG1.COM, Mesuji – Proyek fasilitasi bantuan pengembangan kawasan cabai besar di Kabupaten Mesuji, seluas 75 hektare di empat kecamatan, belum semuanya terlaksana. Di beberapa tempat penanaman tertunda karena lahan proyek terkena banjir.

Proyek tersebut dikerjakan mulai 13 Juni 2016 dan berakhir 13 September 2016. Diprediksi akhir tahun 2016 atau awal tahun 2017, tanaman sudah mulai berproduksi.

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Mesuji mengaku anggaran sebesar Rp.2,1 Milyar untuk 11 kelompok petani itu sudah disalurkan semuanya. Anggaran direalisasikan berupa bantuan bibit cabai, pupuk, dan obat hama kepada petani.

BACA JUGA:  Masih Setia Menjadi Kuda Penarik Mobil Bak Terbuka Langsir Material TMMD 109

“Sebenarnya ini program Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung dengan dana dari APBN. Kami di daerah sebatas mengusulkan lokasi proyek saja,” kata Kabid Holtikultura DPTPH Mesuji, Dahuri, di ruangan kerjanya, Selasa, (15/11).

Dahuri mengatakan, proyek dinyatakan sudah selesai dan semuanya diserahkan kepada petani untuk pengelolaannya. Ia mengakui di lapangan ada sejumlah kendala penanamanya, seperti musim hujan sehingga lahan kebanjiran.

BACA JUGA:  Pj. Sekda Lamteng Nirlan Himbau Pengelola Tempat Hiburan dan Wisata Tingkatkan Penegakkan Protokol Kesehatan

Ia menjelaskan, penanaman cabai besar itu rinciannya di Kecamatan Mesuji seluas 54 hektare, Kecamatan Panca Jaya (10 hektare), Kecamatan Mesuji Timur (6 hektare), dan Kecamatan Tanjung Raya (5 hektare). “Yang jelas proyek ini sudah selesai, produksinya masih berjalan,” kata dia.

Pemerintah, kata dia, berharap proyek ini membantu budidaya dan pengembangan cabai di Kabupaten Mesuji. Petani pun terbantu, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi petani daerah itu.

BACA JUGA:  Bangga Berfoto Bersama Bule Jerman di Obyek Wisata Curug Nangga Petahunan Banyumas

“Kalau sudah produksi nanti, kami serahkan sepenuhnya kepada petani, terserah mereka mau jual ke mana hasilnya itu,” kata Dahuri.

Haji Nasution, salah satu petani Desa Wiralaga, yang menerima bantuan proyek, mengatakan, petani di tempat itu hingga kini belum bisa menanam karena lahannya kebanjiran.

“Kondisi lahannya masih kebanjiran, terpaksa penanaman dibatalkan. Tapi, kalau bibit, pupuk, dan pestisida sudah kami terima,” kata dia, yang mendapat jatah bantuan untuk penanaman 7 hektare cabai besar. (Baginda)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Majelis Taklim AtTan’im Gelar Maulid Nabi

LAMPUNG1.COM,Bandar Lampung-Majelis Taklim At Tan’im menggelar Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Musala At Tan’im …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *