Rabu , Desember 8 2021
Home / Infrastruktur / Realisasi Dana Desa Tidak Sesuai RAB

Realisasi Dana Desa Tidak Sesuai RAB

LAMPUNG1.COM, Way Kanan – Menanggapi laporan masyarakat adanya dugaan penyelewangan penggunaan alokasi dana desa Kampung Gedung Riang, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Inspektorat Way Kanan didampingi Irban 1 dan Kasi Bina Marga Dinas PU setempat, turun kelapangan meninjau lokasi pengerjaan anggaran dana desa tersebut.

Dalam laporan yang diterima Inspektorat, terdapat pembangunan jalan telford di kampung setempat yang dibangun tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pembanguan telford dibagi menjadi 4 titik. Satu titik di Dudun 2 sepanjang 605 Meter, menghabiskan anggaran sebesar Rp.159.555.000, dua titik di Dusun 3 dengan panjang 260 Meter dengan anggaran sebesar Rp.68.030.000. Sedangkan satu titik lainnya berada di Dusun 4 dengan panjang 200 Meter dan menelan anggaran sebesar Rp. 54.240.000.

BACA JUGA:  Gardu Ronda, Jadi Saksi Semangat Warga dan Satgas TMMD 106 Cilacap

Berdasarkan hasil tinjauan, memang ditemukan pembangunan jalan telford yang dihampar tanpa menggunakan pasir bawah, dan cincin jalan tidak dilakukan land clearing.

img-20161101-wa0028

Tim pemantau menyaksikan drama penebaran pasir saat tiba dilokasi. Terlihat beberapa pekerja dengan terburu buru mendorong gerobak untuk menutup jalan telford yang menjadi bahan laporan masyarakat sebelumnya.

Selain itu, tim juga mendapati jalan telford yang telah lama dipoles dengan taburan pasir dan di akui pembangunannya melalui dana desa.

BACA JUGA:  Acara Penyerahan Tugas dan Jabatan Wakasad Di Pimpin Kasat Jenderal TNI Andika Perkasa

Usai melakukan pemeriksaan lokasi pembangunan dan adminitrasi dana desa di kampung tersebut, Inspektorat mengatakan akan segera melakukan panggilan terhadap Kepala Kampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saipul mengaku belum bisa menjelaskan hasil dari pemeriksaan yang dilakukannya, namun dirinya mengatakan jika nantinya terdapat temuan penyelewengan, Kepala Kampung tersebut harus mengembalikan uang negara.

“Untuk sekarang belum bisa kita berikan hasil nya, namun apabila nanti ada temuan, kita akan bina Kepala Kampung dengan mengembalikan pekerjaan sebagaimana mestinya, dan apabila hal itu tidak dilakukan, maka dana yang menjadi kerugian Negara harus dikembalikan, dan jika Kepala Kampung tidak mengembalikan, maka kita serahkan kepada pihak berwajub yang bisa menangani kasus ini”, ujar Saipul. (Azhari/Ferry)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Sekdakab Tubaba Pimpin Rakor Dengan Seluruh SKPD Dan Camat Sekabupaten

LAMPUNG1.COM,Tubaba – Sekertaris Daerah (sekda) Kabupaten Tulang Bawang Barat (tubaba), Novriwan Jaya, S.P. memimpin jalannya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PEMBANGUNAN DESA SUKAJAYA LEMPASING