Rabu , Februari 24 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Usir Wartawan, Ketua PWI Lamsel : Ada Apa Dengan PT Holcim ??

Usir Wartawan, Ketua PWI Lamsel : Ada Apa Dengan PT Holcim ??

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Dua wartawan yang akan meliput kunjungan Wakil Bupati Lamsel Nanang Ermanto di PT Holcim, di usir paksa oleh pihak keamanan perusahan.

Pelarangan peliputan dua wartawan Lamsel yakni Angga saputra dari Poros Lampung dan Yuda Pranata dari Radar Lampung itu langsung mendapatkan kecaman keras dari Ketua PWI Lamsel Muslim.

“Ada apa dengan perusahan PT. Holcim, sampai awak media tidak boleh meliput disana, apakah ini ada kaitannya dengan izin pendirian bangunan perusahaannya atau ada hal yang harus dirahasiakan di sana, “kata Muslim.

BACA JUGA:  Demi Menjaga Kebersihan Pekon, Peratin Pekon Kuta Besi Terus Galakkan Jum'at Bersih

Kekesalan Ketua PWI Perwakilan Lampung Selatan ini diungkapkan saat menerima informasi dari anggotanya terkait aksi pihak PT. Holcim yang bertindak arogan dengan mengusir dua wartawan saat melakukan peliputan di PT. Holcim, di Desa Rangai, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (11-11).

“Itu kesalahan besar, karena pelarangan wartawan saat melakukan peliputan, melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang urnalistik, media sebagi mitra, dilindungi hukum dalam menjalankan tugasnya,” jelas Muslim

BACA JUGA:  Terima RTLH, Rumah Parno Tinggal Proses Finising

Dia juga mengatakan dengan aksi tersebut, pihak PT. Holcim diduga telah melanggar Pasal 18, Undang-Undang No. 40 Tahun 1999, jika setiap orang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanan, akan dikenakan saksi. Ketentuan Pasal (4) ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara 2 tahun atau denda sebesar Rp.500 Juta.

Menurut Musilim, kedua wartawan yang diusir tersebut dibawah naungan PWI. Jika dua wartawan itu diusir maka sama saja menjatuhkan nama besar lembaga PWI.

BACA JUGA:  Pencuri di Rumah Kakek 82 tahun Ditangkap Polisi

Diusirnya dua wartawan tersebut, sambung Muslim, menjadi tanda tanya. Sebab, beberapa waktu lalu pendirian PT. Holcim tersandung masalah. Lantaran zona pendirian perusahan tersebut adalah wilayah pariwisata, tapi anehnya izinnya bisa dikeluarkan oleh pihak Pemkab setempat. (Pranata)

About admin

Check Also

TMMD 110 Tambakrejo, TNI Gotong Royong Bangun Jalan Poros Desa Bersama warga

LAMPUNG1.COM, BOJONEGORO – Anggota TMMD ke- 110 Kodim 0813 Bojonegoro di Kecamatan Tambakrejo turut membantu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *