Minggu , Februari 21 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Tengah / Warga Lampung Tengah dan Lampung Timur Nyaris Bentrok

Warga Lampung Tengah dan Lampung Timur Nyaris Bentrok

[sz-ytvideo url=”https://www.youtube.com/watch?v=ji7D8UITzYY” theme=”dark” cover=”local” start=”1″ end=”1″ responsive=”y” autoplay=”n” loop=”n” fullscreen=”y” disablekeyboard=”n” disableiframe=”n” disablerelated=”n” delayed=”n” schemaorg=”n” /]

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah – Ratusan warga Kabupaten Lampung Timur dan warga Kabupaten Lampung Tengah, nyaris bentrok, tadi malam, Jum’at (04/11). Kericuhan diduga terjadi akibat aksi pemalakan yang dilakukan oleh warga Kedaton Lampung Timur terhadap warga Sritejo Kencono Lampung Tengah.

Warga sempat bersitegang diperbatasan kedua belah Kabupaten dengan membawa senjata tajam, parang dan bambu runcing. Beruntung, aparat gabungan TNI dan Polri dengan sigap menghalau massa dan langsung mengamankan situasi.

BACA JUGA:  TNI dan Warga Kebut Sasaran Fisik TMMD Reguler Ke-107 Di Kedungsari.

Kejadian bermula sekitar pukul 08.00 wib, korban Riyanto (36) warga Kampung Sritejo Kencono Kabupaten Lampung Tengah, dimintai uang sebanyak Rp. 2 Juta oleh Agus Juanda (39). Korban bersikekeh mengaku tidak memiliki uang, maka terjadilah cekcok mulut dan perkelahian antara kedua belah pihak, yang menyebabkan korban menderita luka sayatan senjata tajam dibagian tangan sebelah kiri.

Warga Kampung Sritejo Kencono Lampung Tengah yang geram tidak terima atas perbuatan pelaku, berkerumun dan menuntut aparat Kepolisian untuk segera menangkap pelaku.

BACA JUGA:  Ketua PN Menggala Terindikasi Positif Corona

Bupati Lampung Tengah Mustafa turun langsung kelokasi berusaha menenangkan massa. Mustafa mencoba bernegosiasi dengan warga Kampung Sritejo Kencono, dan menghimbau untuk tidak melakukan aksi anarkis. Mustafa juga berjanji masalah tersebut akan secepatnya ditangani oleh pihak berwajib.

Sementara untuk mengantisipasi kejadian ini, Mapolres Lampung Tengah melakukan rayonisasi dengan berbagai Polres dan Polsek sekitar, serta anggota Brimob dan TNI, bahkan Mapolres Lampung Tengah sendiri menerjunkan 250 personil gabungan, baik dari Sabhara maupun Polsek se-Kabupaten Lampung Tengah.

BACA JUGA:  Dampingi Kegiatan Posyandu, Wujud Nyata Kepedulian Ibu Persit Terhadap Warga

Hingga saat ini, Aparat Kepolisian dan TNI masih berjaga-jaga dilokasi perbatasan kedua Kabupaten tersebut hingga kondisi kedua belah pihak yang bertikai sudah kondusif dan aman. (Ade)

About admin

Check Also

Dinas Pertanian dan Pertenakan Tuba Juarai Program Sikomandan

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Dinas Pertanian dan Pertenakan Kabupaten Tulangbawang menerima penghargaan sebagai juara III dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *