Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Diduga Ada Kecurangan Pilkades, Puluhan Orang Minta Pilkades Ulang

Diduga Ada Kecurangan Pilkades, Puluhan Orang Minta Pilkades Ulang

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Puluhan masyarakat desa Waylayap Kecamatan Gedong Tataan, simpatisan salah satu calon Kades yang tidak terpilih, mendatangi kantor Desa Waylayap, untuk meminta Pilkades ulang yang diadakan serentak dikabupaten Pesawaran kemarin (15/12). Dan menuntut panitia Pilkades untuk melakukan Pilkades ulang didesa tersebut, Jum’at (16/12).

Menurut Mardani Ngadiman, calon Kades yang kalah dalam pilkades tersebut menuturkan, dirinya dan massa pendukungnya yang datang kekantor desa ini, untuk meminta kejelasan tentang banyaknya kecurangan-kecurangan saat pelaksanaan Pilkades didesa tersebut, Khususnya black campaign, yang dilakukan oleh calon yang terpilih.

“Seminggu sebelum pemilihan, atau masa tenang kampanye pilkades ini, Calon kades yang menang ini, melakukan kecurangan-kecurangan dengan membagi-bagikan sembako ke masyarakat,” ujarnya, saat diwawancara awak media di kantor desa setempat, Jum’at (16/12).

Lanjutnya, “Memang atas nama karang taruna, tapi yang bagi sembako itu tim suksesnya. Kalo memang sembako itu untuk masyarakat, kenapa cuma satu dusun saja. Saya bisa buktikan hal itu, karena saya punya bukti-buktinya,” tegasnya.

BACA JUGA:  Lampung Timur Terancam “BANGKRUT”, Wakil Rakyatnya Malah “Jalan-Jalan”

Mardani juga menambahkan, saat disinggung laporannya setelah pemilihan, dia mengatakan kalau dirinya sudah melaporkan hal tersebut ke pihak panitia, akan tetapi sampai saat ini dirinya belum menerima keterangan dari panitia Pilkades prihal laporannya itu.

Dia juga mengungkapkan, karena dirinya tidak ingin mengganggu pelaksanaan Pilkades didesanya tersebut, akhirnya dia tidak terlalu membesar-besarkan permasalahan tersebut, dan membiarkan hal ini sampai dengan pelaksanaan Pilkades ini selesai.

“Sampai saat ini, saya belum menerima tindak lanjut dari para panitia, bahkan ketua panitia sampai saat ini nggak tau kemana, ngilang gitu aja, makanya kami datang kesini, untuk meminta pertanggung jawaban panitia dan meminta untuk melakukan Pilkades ulang didesa Waylayap ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Sudarso : "Saudara Saya Kumpulkan Untuk Bantu Pak Tentara Rehab Rumah''

Sementara itu, salah satu panitia Pilkades didesa tersebut mengatakan, tidak membenarkan hal tersebut, menurutnya, laporan tentang pembagian sembako tersebut tidak melanggar aturan, seperti yang dituduhkan oleh calon kades yang kalah ini.

“Memang waktu itu ada laporan, tapi sudah kita klarifikasi dan tidak ada unsur pelanggarannya, karena memang itu bukan dari calon kades, akan tetapi dari pengurus Karang Taruna Kabupaten Pesawaran,” jelasnya, yang tidak ingin disebutkan namanya.

Dia juga mengungkapkan, untuk saat ini dirinya belum bisa memberi keterangan terkait hal ini, karena yang wajib memberikan keterangan adalah ketua panitia.

“Kita belum bisa ngasih banyak keterangan dulu mas, karena yang berhak ngasih ketua panitia, karena mereka ini datang bukan cuma masalah black campaign oleh calon yang menang, tetapi banyak tuntutan kecurangan dalam Pilkades didesa ini menurut mereka, akan tetapi, kita akan membahas hal ini hari Senin (19/12) nanti, untuk mencari solusi dan kejelasan tentang tuntutan dari calon Kades dan massa pendukungnya yang datang ini, dengan menghadirkan unsur pimpinan Kecamatan (Uspika) Gedong tataan dalam penyelesaiannya,” tutupnya.

BACA JUGA:  Soleh Tambah Semangat Dengan Rumah Baru yang Kini Bagus

Hal senada juga dikatakan oleh Pj, Kepala Desa setempat, Yunizar, menurutnya, penyelesaian permasalahan ini belum bisa didapatkan, karena harus melibatkan Uspika Kecamatan Gedong Tataan untuk menyelesaikannya.

“Solusi sementara kita akan bahas bersama dengan Uspika pada hari Senin (19/12) besok. Karena permasalahan ini nggak bisa sembarangan cari penyelesaiannya, jadi kita tunggu hasilnya minggu depan nanti ya, setelah musyawarah pada Senin nanti,” pungkasnya. (ERI)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Anggota PWI Pringsewu Harapkan Dalam Konferprov PWI Lampung Ke Depan Tidak Ada Mandat

LAMPUNG1.COM,Pringsewu – Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu mengharapkan dapat menyalurkan langsung hak pilih …

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *