Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Timur / Ketua DPRD & Bupati Lampung Timur Mulai Tidak “MESRA”.

Ketua DPRD & Bupati Lampung Timur Mulai Tidak “MESRA”.

LAMPUNG1.COM, Ketidak Ketidakhadiran Bupati Chusnunia, dalam Sidang Paripurna yang di gelar oleh DPRD Lampung Timur, untuk ke-3 kalinya, pada Rabu (7/12), membuat Kabupaten Lampung Timur terancam menerima sanksi penundaan pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat.

Ketua DPRD Lampung Timur, Ali Johan Arif, menjelaskan, bahwa Sidang Paripurna Pengesahan RAPBD tahun 2017, harus terpaksa menunda kembali sidang paripurna tersebut, karena Bupati Lampung Timur tetap tidak hadir, dan justru mengirimkan Surat Nomor : 900/12/16/SK/2016, tentang Permohonan Penundaan Rapat Paripurna dan Penambahan Waktu Pembahasan RAPBD tahun 2017.

BACA JUGA:  Ini Langkah TNI Cegah Pandemi Corona di Lokasi Sasaran TMMD 107

Pihaknya menegaskan bahwa Penundaan pengesahan RAPBD 2017 ini, sudah yang ke-3 kalinya, dimana pertama tanggal 25 November 2016, tanggal 28 November 2016, dan tanggal 7 Desember 2016, akibat Bupati Chusnunia tidak Hadir dalam Rapat Paripurna tersebut.

“Kita akan kirim surat resmi ke Bupati Lampung Timur, yang juga akan kita tembuskan ke Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Lampung, karena ternyata materi Surat permohonan penundaan dari Bupati Lampung Timur ini, tidak jelas sampai kapan ditundanya”, tegas Ketua DPRD Lampung Timur.

BACA JUGA:  Cegah Covid-19, Satgas TMMD 110 Di Ngrancang Bojonegoro Berikan Cara Penggunaan Hand Sanitizer

Sementara di tempat terpisah, Bupati Lampung Timur, Chusnunia mengatakan bahwa alasan penundataan pengesahan RAPBD tahun 2017 ini, dikarenakan masih perlu dilakukan pembahasan lanjutan antara TPAD dan Badan Anggaran, terhadap beberapa pos anggaran yang belum dapat disepakati. (Riz)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Warga Teluk Pandan Kembali Serbu Vaksin Sinovac Dinkes, Camat Apresiasi

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Ratusan warga Kecamatan Teluk Pandan di Kabupaten Pesawaran kembali serbu vaksinasi massal tahap satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *