Jumat , Juli 22 2022
Home / Hukum Kriminal / Komplotan Pencuri Sarang Walet Diamankan Polres Kota Metro

Komplotan Pencuri Sarang Walet Diamankan Polres Kota Metro

LAMPUNG1.COM, Metro – 9 orang yang merupakan komplotan pencuri Sarang Walet Antar Kota berhasil diamankan Polres Kota Metro.

Dari jumlah tersebut, hanya 5 orang tersangka yang ditangani Polres Kota Metro, selebihnya diserahkan ke wilayah hukum kepolisian berdasarkan identitas tersangka.

Kapolres setempat AKBP Rali Muskitta, yang di dampingi Wakapolres dan Kasat Reskrim menjelaskan, kejadian bermula saat M. Darusman alias Ujang (saksi) melihat ada seseorang yang melompat pagar gedung Walet milik Maming. Terjadi di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Imopuro, Metro Pusat, sekira pukul 18.00 Wib, Senin (28/11).

BACA JUGA:  Nurhasanah : Pancasila Merupakan Pilihan Ideologi Terbaik Bagi Bangsa Indonesia

“Saksi akhirnya memastikan siapa yang dilihatnya melompat tadi, namun ternyata sudah menghilang, Karena curiga akhirnya Ia menghubungi beberapa rekannya,  salah satunya bernama Endra yang kemudian berlaku sebagai pelapor, kemudian ketiganya memutuskan untuk masuk guna memastika siapa yang melompat pagar, namun yang didapati pintu gedung walet telah rusak dan posisi terbuka”, jelasnya dalam press release.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Kota Metro langsung bergerak melakukan pencarian atas dugaan pencurian Sarang Walet, sekitar pukul 21.00 Wib, 2 orang berjenis kelamin laki-laki berhasil diamankan dan dibawa untuk peyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Dinkes Tubaba Nyatakan Kabupaten Tubaba Bebas Dari Vaksin Palsu

“Setelah dilakukan pengembangan oleh Tim Tekap 308 Polres Kota Metro, kembali diamankan 2 orang berjenis kelamin laki-laki yang diduga juga terlibat dalam kasus pencurian tersebut,” terangnya lagi.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 1 unit sepeda motor, 2 buah stik panjat, Sarang Walet, 1 buah senter, 1 buah kunci L, 1 buah gergaji besi, 1 buah scrapt, 1 buah sutil, 1 buah gembok, 3 buah kunci plat, dan 1 buah paralon.

BACA JUGA:  Pemkab Lamsel Kembali Terima DID TA 2018

Pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini masuk dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dikenai pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Berlaku sebagai penadah hasil curian Sarang Walet, Hamdan bin Idrus mengaku, biasa membeli dengan harga Rp. 6 Juta/Kilo, kemudian Ia menjual kembali kepada pelanggannya di Jakarta, dengan nilai jual kisaran Rp. 7-8 Juta/Kilo.(Eko Arif/Yas)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

PWI Pesawaran Jalin Sinergitas Bersama TNI-AL Lanal Lampung

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran menjalin sinergitas bersama TNI-AL Lanal Lampung melalui kegiatannya …

13 comments

  1. uhh maling maling meneh

  2. kapan kapok nya

  3. emang enakkkk huh

  4. aduhh gak kapok kapok nya ya jadi maling ,

  5. Hmm.. maling oh maling kmana engkau pergi.. macem mana aku tak pergi polisi nak tangkap aku :v

  6. inget dosa say!!

  7. maling oh maling!!!! lalalalala

  8. uhh.. inget umur.. inget dosa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.