Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Hukum Kriminal / Oknum Wartawan Memeras , Ditangkap Polisi

Oknum Wartawan Memeras , Ditangkap Polisi

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Kepolisian Sektor (Polsek) Gedong Tataan menangkap, Anton (40), oknum Wartawan Surat Kabar Mingguan, salah satu dari empat orang oknum yang mengaku Wartawan, yang diduga melakukan pemerasan terhadap kepala sekolah SD Negeri 41 Gedong Tataan, Sutini, Selasa (6/12).

Penangkapan terhadap pelaku pemerasan tersebut dilakukan, setelah Kepala Sekolah, Sutini melaporkan pemerasan itu ke Polsek Gedung Tataan.

“Ya benar, kami melakukan penangkapan ini terhadap pelaku, dikarenakan sudah melakukan pemerasan kepada kepala sekolah SD 41 Gedong Tataan, dengan meminta uang sebesar 10 juta rupiah”, kata Kapolsel Kompol Bunyamin.

BACA JUGA:  PWI Tuba Jalin Silaturahmi dan Halal Bihalal di Waterboom Tirta Garden

Korban melapor dengan bukti laporan polisi Nomor : LP/B-636/XII/2016/RES LAM-SEL/SEK Gedong Tataan”, ujar Kapolsek Gedong tataan, Kompol. Bunyamin didampingi Iptu. A. Siregar.

Penangkapan dilakukan disalah satu warung makan didaerah Pasar Gedong tataan, dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap salah satu pelaku yang tertangkap tersebut. “Saat penangkapan, kami mendapatkan bukti, uang sebesar 5 juta rupiah, sisa uang yang diminta oleh para pelaku,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, kronologis pemerasan ini menurut korban, katanya tentang penggunaan dana BOS yang selama 4 tahun tidak direalisasikan disekolah tersebut, karena merasa tertekan, korban menyanggupi untuk memberi uang kepada pelaku, sebanyak empat juta, dan sisanya akan diberikan pada hari ini (Selasa, 6/12).

BACA JUGA:  Guna Meningkatkan Kemampuan Menembak Prajurit, Korem 043/Gatam Gelar Latihan Menembak

Namun saat akan menyerahkan sisa uang tersebut, korban sebelumnya sudah melaporkan kepada pihak Kepolisian Polsek Gedong Tataan yang kemudian dilakukan penjebakan terhadap pelaku untuk ditangkap.

“Dari empat orang pelaku ini, kami cuma menangkap Anton (40) warga desa Cipadang kecamatan Gedong Tataan, yang berprofesi sebagai wartawan koran Krimsus, sedangkan tiga orang pelaku lainnya, yang diketahui salah satunya bernama Dewa yang bekerja sebagai LSM melarikan diri”, katanya.

BACA JUGA:  Inspektorat Imbau Kepada Semua Kepala OPD Jika Ada Pelanggaran ASN Segera Laporkan

Pelaku akan dijerat dengan KUHP pasal 368 tentang pemerasan dengan acaman 4 tahun hukuman penjara.

Sutini, Kepala SDN 41 Gedong tataan yang menjadi korban pemerasan, enggan memberi komentar, dia menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.

“Silahkan tanyakan saja sama pihak Polisi mas. Saya sudah menyerahkan semuanya ke Polsek Gedong Tataan untuk memprosesnya,” kata Tini. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Warga Teluk Pandan Kembali Serbu Vaksin Sinovac Dinkes, Camat Apresiasi

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Ratusan warga Kecamatan Teluk Pandan di Kabupaten Pesawaran kembali serbu vaksinasi massal tahap satu …

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *