Rabu , Januari 6 2021
Home / Infrastruktur / Verboden Di RSU A Yani Metro, Bukan Tekan Masalah, Malah Bikin Tambah Masalah.

Verboden Di RSU A Yani Metro, Bukan Tekan Masalah, Malah Bikin Tambah Masalah.

LAMPUNG1.COM, Walikota Metro, Pairin berjanji akan segera meninjau aturan Verboden, yang di berlakukan di depan Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Kota Metro, karena keberadaannya bukan meminimalisir persoalan, tetapi justru menambah persoalan bagi warga masyarakat.

Menurut Walikota Metro, Pairin, keberadaan rambu lalulintas tersebut justru menyulitkan akses warga masyarakat yang ingin masuk ke Rumah Sakit Umum A Yani Kota Metro, karena harus berputar arah terlebih dahulu, sehingga memakan lebih banyak waktu.

Padahal akses transportasi ke rumah sakit, standarnya harus cepat dan lancar, karena sangat berhubungan dengan nyawa dan keselamatan jiwa warga masyarakat, yang memang harus segera mendapat fasilitas dan penanganan pelayanan medis.

“Keberadaaan rambu Verboden itu bukannya mempercepat akses transportasi, tetapi justru mempersulit atau menghambat akses transportasi masyarakat menuju ke rumah sakit, oleh karena itu, dalam waktu dekat, kita akan tinjau ulang keberadaan Verboden tersebut”, tegasnya.

Pihaknya justru meminta seluruh pihak terkait, baik Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta aparat Kepolisian, untuk menindak tegas, semua kendaraan yang parkir di jalan raya, di depan RSU A Yani Kota Metro, karena ternyata hal tersebut yang selama ini menjadi persoalan, dan mengakibatkan arus lalulintas di depan RSU A Yani Metro, tidak berjalan dengan lancar.

“Banyak masukan dari warga masyarakat, khususnya para pengendara kendaraan, bahwa ternyata yang bikin masalah itu adalah mobil-mobil yang sering parkir di jalan raya, di depan RSU A Yani Metro”, tegas Pairin. (Eko Arif)

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

10 Calon Penerima Anugrah Kebudayaan PWI Pusat 2021

LAMPUNG1.COM,Jakarta, 5 Januari 2021 ​Sepuluh Bupati Walikota, calon penerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *