Kamis , Januari 20 2022
Home / hukum / Ceramah Tentang Adanya Anggota PKI di Lingkungan Istana, Alfian Tanjung Dipolisikan.

Ceramah Tentang Adanya Anggota PKI di Lingkungan Istana, Alfian Tanjung Dipolisikan.

LAMPUNG1.COM, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki melaporkan Ustaz Alfian Tanjung ke Bareskrim Polri. Teten melaporkan Alfian karena ceramahnya menyinggung soal Partai Komunis Indonesia (PKI).

Salah satu video ceramah ustaz Alfian Tanjung yang sangat menohok, yakni ketika membeberkan daftar 10 tokoh PKI yang cukup terkenal. Sebagian besar dari tokoh-tokoh yang disebut Alfian Tanjung itu merupakan anggota DPR RI dan pejabat negara.

Ceramah itu disampaikan Alfian Tanjung di Solo dan diunggah ke Youtube pada 24 Desember 2016 oleh akun islam channel 01. Video tersebut berdurasi 52 menit 16 detik. Hingga Minggu (29/1/2017) video tersebut sudah dilihat 940,876 kali.

BACA JUGA:  Anggota Satgas TMMD 106 Cilacap, Rapikan Batu di Pinggir Jalan

Dalam video tersebut, Alfian mengingatkan agar umat Islam waspada, sebab, 87 persen sertifikat tanah di Jakarta sudah di tangan kaum Nasrani dan kader-kader PKI. Di Tangerang Raya, kata dia, 84 persen sertifikat tanah sudah dikuasai. Di Majalengka sudah 68 persen dan di Ponorogo penguasaan tanah oleh musuh-musuh Islam sudah 75 persen.

“Jika TAP MPRS nomor 25 tahun 66 dicabut, maka yang dinyatakan bersalah adalah lawan PKI. Kan gini, PKI dinyatakan bersalah, lalu kelur TAP MPRS. Nah kalau TAP MPRS dicabut, berarti PKI tidak salah, yang salah adalah musuh PKI. Siapa musuh PKI? ulama dan (TNI) Angkatan Darat,” tambah Alfian Tanjung.

BACA JUGA:  Terima 289 Calon Siswa, SMAN 1 Padangcermin Buka Daftar Ulang Melalui Online

Gara-gara ceramah-ceramahnya soal PKI tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki melaporkan Alfian Tanjung ke Bareskrim Polri.

“Kami melaporkan seseorang yang bernama Alfian Tanjung yang memberikan beberapa pernyataan di beberapa tempat yang mengatakan klien kami, Bapak Teten Masduki, adalah PKI dan juga mengatakan kantor Kepala Staf Presiden (KSP) menjadi sarang PKI,” ujar pengacara Teten Masduki, Ifdhal Kasim, setelah melapor di Bareskrim, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2017).

Pernyataan Alfian soal paham komunis dan kegiatan PKI itu sudah mendelegitimasi institusi yang berada langsung di bawah presiden. Tudingan soal PKI itu merusak peran KSP, yang ikut mengelola strategi program pemerintahan.

BACA JUGA:  Terancam Dipailitkan, DPRD Tanggamus Akan Panggil Pihak PDAM

“Kita melihat ada usaha-usaha yang serius secara pelan-pelan, ya, mengganggu kehidupan demokrasi yang didasarkan pada Pancasila ini. Karena kita melihat ada upaya sistematis ke arah sana, maka klien kami mengambil keputusan untuk menempuh jalur hukum ini,” tegasnya.

Sebelum melapor ke Bareskrim, Teten lebih dulu mensomasi Alfian Tanjung. Teten meminta Alfian Tanjung menarik ucapannya dan meminta maaf. Namun somasi itu tak diindahkan Alfian Tanjung. (AS).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

4 Mobil Tangki di Police Line, Pihak Polda Kepri Belum Bisa Beri Komentar

LAMPUNG1.COM, Batam – Empat (4) unit mobil tangki pengangkut solar industri terparkir dan diberi Police Line …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *