Kamis , Juli 21 2022
Home / Peristiwa / Kesalahan Pemberitaan Mantan Kadispenda Tuba Karena BKD Tidak Tanggap Terhadap Wartawan

Kesalahan Pemberitaan Mantan Kadispenda Tuba Karena BKD Tidak Tanggap Terhadap Wartawan

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Kesalahan pemberitaan mantan Kepala Dinas (Kadis) Pendapatan Daerah Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) Abdul Wahab yang diberitakan Non Job saat Pengukuhan Perangkat Daerah yang dilantik kemarin, karena Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat tidak memberikan data nama-nama Pejabat yang dikukuhkan.

Pola kerja BKD tuba yang demikian tertutup dengan birokrasi yang njelimet ini mengakibatkan beberapa Media salah dalam memberitakan mantan Kadispenda Tuba Abdul Wahab yang diberitakan Non Job.

Hal seperti ini tidak perlu terjadi bila BKD Tuba sejak awal memberikan nama-nama 792 Pejabat yang dilantik.

Pola kerja yang tertutup dengan birokrasi yang lamban seperti ini sudah menjadi budaya kerja BKD setempat. Setiap pelantikan Pejabat dilingkungan Pemda Tuba hal selalu terjadi. Para Wartawan yang meliput seremoni pelantikan tidak pernah dilayani dengan baik karena setiap tingkatan Pejabat di BKD memlakukan birokrasi yang sulit ditembus.

BACA JUGA:  Polsek Talang Padang Gelar Sertijab Kapolsek

Sebagaimana yang terjadi pada Pengukuhan 792 Pejabat Pemda Tuba kemarin, untuk mendapatkan nama-nama 792 Pejabat tersebut tim LAMPUNG1.COM harus mengambil photo SK jabatan yang sedang dibacakan oleh Kabid Pengembangan Pegawai Andri Hartono secara diam-diam pada saat acara pengukuhan berlangsung.

Padahal sejak pagi tim LAMPUNG1.COM telah menemui Andri Hartono untuk meminta data nama-nama Pejabat yang dikukuhkan, namun tidak dilayani sebagaimana mestinya.

BACA JUGA:  Serda. Bachtiar TNI Kodim 0716/Demak Yang Mahir Potong Rumput

Dan pada hari Rabu (4/1) tim LAMPUNG1.COM sejak pagi menemui Hasbi Kepala BKD dan Andri Hartono Kabid Pengembangan Pegawai BKD Tuba untuk meminta nama-nama para Pejabat yang dikukuhkan.

Sayangnya perintah Hasbi untuk meminta data kepada Andri Hartono tidak digubris dengan alasan tidak ada perintah untuk memberikan data dari Kepala BKD setempat.

“Maaf kalau meminta data-data Pejabat yang dilantik tidak dapat saya berikan karena perintah Kepala Badan harus satu pintu,” ujar Andri Hartono tak bergeming.

Ketika tindakannya yang tidak mau memberikan data-data Pejabat tersebut menyalahi azas keterbukaan publik, malah Andri Hartono ngotot bahwa BKD telah berlaku terbuka dengan cara mengumumkan nama-nama Pejabat tersebut sudah diumumkan dipapan nama yang telah dipasang di Ruang Tunggu. “Kami sudah terbuka, anda bisa baca dipapan pengumuman yang sudah kami pasang.” ujar Andri Hartono sambil tertawa masam.

BACA JUGA:  Penutupan TMMD 110 Bojonegoro Ditandai Lepas Burung Merpati

Lebih jauh Andri Hartono msnyatakan bahwa data-data nama Pejabat yang dikukuhkan sudah diberikan kepada Kominfo Tuba, namun ketika beberapa Wartawan ingin meminta data-data di Kominfo Tuba, para Wartawan harus memphoto copy sendiri dengan biaya puluhan ribu rupiah. (Yahya Affyt).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Launching Film BE-ling SMPN 17 Bandarlampung Tuai Apresiasi di Bandarlampung Expo

LAMPUNG1.COM, BANDARLAMPUNG – Setelah lebih dari setahun menunggu, disebabkan pandemi Covid-19, film berjudul BE-ling yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.