Kamis , Juli 21 2022
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Menara Siger Diduga Jadi Ajang Bisnis Pada Hari-Hari Besar

Menara Siger Diduga Jadi Ajang Bisnis Pada Hari-Hari Besar

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Diduga obyek wisata sekaligus ikon kebanggaan Provinsi Lampung, Menara Siger yang ada di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, setiap hari-hari besar menjadi ajang bisnis.

Seperti malam pergantian tahun 2016 ke 2017, menara siger di kontrak kan oleh pihak ke tiga sebesar Rp. 20.000.000.

Menurut pihak ketiga Muhamad Yobi, saat di temui pada malam tahun baru sabtu (31/12), dirinya mengaku uang kontrak menara siger disetorkan ke UPTD Pariwisata Menara Siger.

BACA JUGA:  Alat Berat Didatangkan Kelokasi TMMD Untuk Bangun Jalan Sementara

Sedangkan untuk pengunjung yang masuk ke menara siger, pada malam pergantian tahun kemaren, oleh pihak ketiga, di kenakan tiket masuk Rp. 10000 per pengunjung anak-anak maupun orang dewasa, dan ditambah lagi dengan parkir kendaraan roda dua Rp. 5000, sedangkan untuk kendaraan roda empat Rp. 10000.

Menurut kepala UPTD Menara Siger Taufik saat di konfirmasi melalui sambungan telepon seluler, untuk pengunjung ke obyek wisata menara siger pada malam pergantian tahun di perkirakan 6000 hingga 7000 pengunjung, dan siang harinya, pada minggu (1/1/2017), pengunjung diperkirakan ada sekitar 3500, mulai dari anak-anak maupun orang dewasa.

BACA JUGA:  Maasjidku Kini Telah Berdiri

“Kalau pengunjung rame pada malam pergantian tahun, dan hari minggunya hampir separuh yang mengunjungi menara siger, sekitar 3500 orang.” katanya, senin (2/1).

Dan pihaknya, membantah kalau menara siger di kontrak kan oleh pihak ketiga, dengan nominal Rp. 20.000.000.

Tapi sayang, ikon provinsi lampung menara siger dan sekaligus tempat wisata rakyat lampung, sekarang diduga menjadi ajang bisnis. Dan seharusnya di kelola oleh karyawan atau pekerja yang sehari-hari merawat obyek wisata tersebut dan menjadi tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung, tapi sayang menara siger sekarang diduga sudah menjadi ajang bisnis musiman. (Tim)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Launching Film BE-ling SMPN 17 Bandarlampung Tuai Apresiasi di Bandarlampung Expo

LAMPUNG1.COM, BANDARLAMPUNG – Setelah lebih dari setahun menunggu, disebabkan pandemi Covid-19, film berjudul BE-ling yang …

5 comments

  1. lampung memang kekurangan tempat wisata….kantor bupati aja jadi tempat nongkrong apa lagi menara siger.

  2. Itu harus cepet di tindak …. Jangan dibiarkan oknum meraja lela, kalau benar ikon lampung menara siter di kontrak kan pihak ketiga…

  3. Kok bisa .. Jd ajang bisnis,,, kok dari dinas pariwisata provinsi lampung, kok gak ada tindak kan….

  4. mantap 2017 megang duit lah yhaa

  5. ya karena pasti banyak pengunjungnya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.