Rabu , Oktober 20 2021
Home / Hukum Kriminal / Perampok Bersenjata Api Marak di Mesuji

Perampok Bersenjata Api Marak di Mesuji

LAMPUNG1.COM, Mesuji lampung) – Kawanan perampok bersenjata api jenis pistol menyekap suamai istri pemilik toko mesin diesel Edi wahyono(42) dan istri Wati (35) Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji lampung, Minggu malam.

Korban Wahyono melawan kawan perampok 8 orang perampok pun menembak dua korban mengikatkat dan menutup mulut korban Wahyono dan Wati di bawah todongan senjata api lalu ditembakan kaki kiri Edi Wahyono dan membacok kapala Wati.

Para perampok melucuti perhiasan emas yang dipakainya, kata kapolsek Kompol Muji Sulihono, Minggu (8/1/17). Gelang emas seberat 10 gram dan cincin seberat 3 gram yang dipakai korban diambil paksa para pelaku.

Kepada petugas, korban mengaku uang sebanyak ratusan juta yang disimpan di dalam lemari, juga digasak pelaku yang mencari barang-barang berharga dengan cara mengacak-acak seisi rumah.

BACA JUGA:  Petani di Padangcermin Berharap Arinal – Nunik Terpilih untuk Majukan Pertanian

Kejadian itu bermula pada Minggu (8/1/17) pukul 03.00 Wib, dini hari ada sejumlah pria yang medobrak mengunakan balok kayu pintu rumahnya.
Kedatangan 8 pria bersempi , mengepung rumah Wahyono ingin mengambil harta dan uangnya, namun begitu pintu rumah dibuka seorang dari tuju dan nenembaki pelaku, ke arahnya, dan mengikat tubuhnya ke kursi di dalam rumah, mata dan mulut korban juga diplester menggunakan lakban.

Perampok juga meminta dengan paksa uang harta surat Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil dan mobil korban, namun korban bersikukuh tidak memberi tahu dimana letak BPKB mobilnya kendati pistol ditodongkan dan menembak ke arah lengan kanan kiri korban, sehingga membuat pundak korban mengalami luka tembak.

BACA JUGA:  Puluhan Personil Polres Lampung Timur Terima Penghargaan

Ketika kawanan perampok tengah beraksi di dalam rumah korban, puluhan masyarakat panggilan Wahyono, kebetulan datang ke rumah itu ingin melihat . Puluhan warga ditodong dengan pistol oleh salah seorang kawanan perampok. Wargapun yang sudah ciut nyalinya karena ditodong pistol disuruh tiarap di lantai, lalu tangan dan kakinya diikat menggunakan kawat, mata dan mulut juga diplester menggunakan lakban. Merasa aksinya mulai tidak aman, kawanan perampok pun meninggalkan rumah korban menggunakan 8 motor.

Para pelaku bahkan sempat membunyikan klakson motor yang mereka tumpangi ke arah warga saat meninggalkan halaman rumah korban.

Menurut penuturan warga sekitar, mereka tidak curiga kalau yang berada di dalam motor saat meninggalkan rumah korban adalah para perampok. Karena para pelaku meninggalkan rumah korban menjalankan motornyanya biasa-biasa saja dan tidak tergesa-gesa. Warga sekitar Jaya Sakti, baru dibuat heboh, setelah mendengar suara korban Wahyono dan istrinya bernama Wati berteriak-teriak minta tolong dengan mulut tertutup lakban.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Evakuasi Korban Lakalantas di Bakauheni

Setelah selang setengah jam kawanan rampok meninggalkan rumah korban, Wahyono dan Wati berhasil melepaskan tali ikatan dan lakban yang menutup mulut dan mata mereka.

Kapolsek Simpang Pematang, Kompol Muji Sulihono membenarkan terjadi perampokan tersebut, petugas masih melakukan pengembangan kasus ini secara intensif. Dari data-data dan keterangan korban, petugas sudah mengetahui identitas para pelaku. “Petugas masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” katanya.(tinus)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Miris !!! Oknum PNS Dinas PP&PA Kab Tubaba Abaikan Pelindung Hak Anak

Lampung 1.com,Tubaba – Melanjutkan pemberitaan sebelumnya terkait dengan oknum PNS Dinas PP & PA Tubaba …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *