Senin , Oktober 25 2021
Home / Hukum Kriminal / Polisi Pantau Dugaan BBM “Oplosan” Yang Beredar Di Lampung Timur.

Polisi Pantau Dugaan BBM “Oplosan” Yang Beredar Di Lampung Timur.

LAMPUNG1.COM, Informasi tentang maraknya dugaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Oplosan di Kabupaten Lampung Timur, mendapat tanggapan keras dari kalangan wakil rakyat di kabupaten setempat.

Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Lampung TImur, Faisal Riza, meminta petugas kepolisian serta pihak Pertamina, segera turun dan melakukan pemantauan secara mendalam terkait dugaan peredaran BBM Oplosan tersebut, karena efek dari hal tersebut akan sangat merugikan masyarakat, khususnya para pemilik kendaraan bermotor.

“Polisi dan pihak terkait, termasuk Pertamina, harus segera turun tangan, jangan sampai rakyat kita yang jadi korban peredaran BBM Oplosan tersebut”, tegasnya.

BACA JUGA:  Anggota Polres Way Kanan Grebek Lokasi Sabung Ayam

Sementara, Jajaran Kepolisian akan melakukan pemantauan dan pengawasan secara mendalam terkait adanya dugaan peredaran bahan bakar minyak (BBM) oplosan, di wilayah hukum Polres Lampung Timur.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Harseno, menerangkan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman tentang dugaan adanya BBM Oplosan yang beredar di wilayah Kabupaten Lampung Timur, khususnya yang didistribusikan pada seluruh Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU), oleh oknum sopir truk tangki PT Pertamina area Lampung.

Salah satu kasus yang kini tengah di dalami oleh pihak kepolisian adalah, dugaan adanya upaya pendistribusian BBM Jenis Premium, oleh Truk Tangki Pertamina ukuran 16 Ton, kepada SPBU 24.341.07, yang berada di wilayah Simpang Pugung, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

BACA JUGA:  HUT Lamsel, Zainudin Hasan Buka Lomba Asah Terampil Pertanian

“Saat itu, petugas SPBU yang curiga dengan kualitas dan kondisi BBM Jenis Premium, dalam truk tangki PT Pertamina, menolak menerima BBM tersebut, dan segera menghubungi pihak kepolisian terdekat, sementara pihak oknum pengemudinya justru melarikan diri, dan meninggalkan truk tangki di area SPBU tersebut”, jelasnya.

Atas kejadian ini, pihak SPBU dan Kepolisian segera berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina area Lampung, yang di tindaklanjuti dengan menurunkan tim terkait untuk mengambil sample BBM dari truk Pertamina, untuk memastikan apakah BBM dalam truk tangki tersebut, jumlah dan kualitasnya sesuai dengan standar BBM jenis Premium milik PT Pertamina, atau bukan.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Bahas Desain Sport dan Convention Center Terpadu Bersama Itera

“Kita masih tunggu hasil uji laboratorium dari tim terkait, untuk bisa memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang ada dalam truk tangki tersebut, baru kemudian jika memang diperlukan, akan mengambil langkah atau upaya hukum lebih jauh, terkait persoalan ini”, tegas AKBP Harseno. (Eko Arif / Riz)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Di Penghujung 2021, PWI Lampung Timur Targetkan Seluruh Wartawannya Berkompeten & Bersertifikasi

LAMPUNG1.COM, Pengurus Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Timur, menargetkan seluruh wartawannya, pada tahun 2021, menyandang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *