Rabu , Juli 20 2022
Home / Hukum Kriminal / PWI Kecam Oknum Wartawan Pemeras

PWI Kecam Oknum Wartawan Pemeras

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Wakil Ketua Bidang Pembelaan wartawan PWI Lampung Juniardi, mengecam aksi pemerasan yang dilakukan tiga oknum wartawan, yang kembali ditangkap Polisi di Polres Lampung Barat. Pihaknya meminta Polisi mengusut tuntas kasus tersebut, hingga dapat menjadi pembelajaran bagi wartawan lainnya.

“Ini sungguh memalukan perbuatan wartawan yang menyalahgunakan profesinya untuk memeras, Tindakan yang mencoreng kredibilitas dunia pers ini mestinya mendapat sanksi setimpal. Tak cukup dipecat kewartawananya, tapi mereka juga harus diproses secara hukum,” kata Juniardi.

BACA JUGA:  Warga Banjarejo, Pilih Senam Pagi Sebagai Olahraga Yang Merakyat

Menurut Juniardi, perilaku yang tak terpuji itu dilakukan oleh segelintir oknum wartawan, dan mengatasnamakan wartawan. Mereka meminta sejumlah uang, dengan jaminan tidak diberitakan, sementara sumber berita sudah menyatakan bahwa itu bukan objeknya.

“Apalagi mengancam jika permintaan itu tak dipenuhi, mereka diduga mengancam akan menulis pemberitaan yang bernada negative. Ini yang meresahkan masyarakat selama ini, sehingga kesan wartawan selalu dicibir,” kata mantan Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung ini.

BACA JUGA:  Bantu Jemur Gabah Juga Dilakoni Satgas TMMD

Juniardi meminta media lain yang masih mempekerjakan wartawan yang terlibat dalam skandal memeras itu harus bersikap tegas. Sikap tegas juga pasti diambil oleh organisasi seperti Aliansi Jurnalis Independen dan Persatuan Wartawan Indonesia, dan yang lain, yang berani memecat anggota yang menyelewengkan profesinya untuk memeras.

Karena, tanpa tindakan tegas, profesi wartawan akan dipandang rendah oleh publik. Orang akan menilai jurnalis tak ada bedanya dengan tukang palak. Akibatnya, kredibilitas pers akan luntur. Karya jurnalistik tak bakal dihargai. Kecaman pers terhadap perilaku para pejabat, juga anggota parlemen, justru akan menjadi bahan tertawaan bila perilaku kalangan jurnalis tak ada bedanya dengan mereka.

BACA JUGA:  Insan Pers Way Kanan Tuntut Kapolres Way Kanan Minta Maaf

Dalam Kode Etik Jurnalistik dengan gamblang disebutkan, “Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.” Poin inilah yang ditabrak oleh segelintir wartawan itu. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan di Pesawaran, Kejari Gelar FGD

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Dalam rangka pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.