Sabtu , Januari 29 2022
Home / Politik / Suhu Politik Pilkada Tuba Membara Di Panwaslu Tuba

Suhu Politik Pilkada Tuba Membara Di Panwaslu Tuba

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – setelah laporan money politik Timses Win – Hen yang melaporkan dugaan bagi-bagi duit yang dilakukan pasangan Calon Bupati petahana Handoyo bergulir di Panwaslu Tuba kemarin (10/1).

Pasangan nomor urut 2 Handoyo balik melaporkan pasangan Winarti – Hendriwansyah ke Panwaslu setempat. ┬áTak ayal Suhu Politik Pilkada Tuba yang kian memanas menjasi membara dari Kantor Panwaslu setempat.

Berdasarkan pemantauan Tim LAMPUNG1.COM, setelah terjadi lapor-melapor antara Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tuba priode 2017 – 2022 antara Pasangan Calon nomor urut 3 dan Pasangan nomor urut 2 ini, Kantor Panwaslu setempat terlihat mencekam dan panas.

BACA JUGA:  Kodim 0427 Waykanan Adakan Silahturrahmi

Pada Rabu (11/1) Kantor Panwaslu Tuba telah dikawal oleh satu Pileton aparat Kepolisian dari Shabara dan ada puluhan Anggota Polwan yang standby sejak pagi. Hal ini merupakan efek dari memanasnya suhu politik yang terjadi sejak Selasa kemarin.

Menurut sumber LAMPUNG1.COM, Laporan pasangan petahana Handoyo ke Panwaslu Tuba terkait pemasangan APK (Alat Peraga Kampanye) yang dipasang oleh Pasangan nomor urut 3 yang dianggap menyalahi Peraturan KPU. Tuduhan pihak Pasangan Handoyo kepada Pasangan Winarti – Hendriwansyah adalah pemasangan APK yang tidak disetujui oleh KPU setempat.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Zubardi dan Tropa sebagai Timses Pasangan Cabup/Cawabup nomor urut 3 Win – Hen (11/1), melalui ponselnya Zubardi menyatakan bahwa APK yang dipasang oleh Timses Win – Hen tidak salah. Karena menurutnya APK yang dipasang oleh pihak Win – Hen tidak melanggar Peraturan KPU manapun, karena yang diatur dalam Peraturan KPU tentang APK hanyalah ukuran poster, spanduk dan banner bukan isi atau bunyi dari APK tersebut.

BACA JUGA:  Pemotongan Tumpeng, Warnai HUT Demokrat Di Lampung Timur.

Selain itu tambah Tropa, yang diatur oleh Peraturan KPU tersebut selain ukuran APK, juga jumlah maksimal APK yang dipasang pada suatu wilayah atau Kampung yang dibatasi jumlah dan ukurannya. Dengan demikian APK yang dipasang oleh Timses Win – Hen tidak melanggar Peraturan KPU manapun.

Jika tuduhan pemasangan APK ini mereka anggap salah, maka hal ini akan kami laporkan ke DKPP karena ada dugaan kesengajaan dari KPU yang sengaja tidak memberi izin kepada Pasangan Win – Hen

BACA JUGA:  Ornamen Untuk Kelengkapan Data di Poskotis TMMD Terus Dipersiapkan

Lebih jauh Zubardi msnyatakan bahwa seharusnya Panwaslu segera memproses adanya Laporan adanya maoney politik yang telah dilaporkan pada Rabu kemarin. Namun sampai Rabu sore pkl. 17.35 wib. Penyidik Gakumdu Pilkada Tuba yang terdiri dari Kejaksaan dan Penyidik Polres setempat belum melakukan pemeriksaan atas money politik yang telah mereka laporkan. (Yahya Affyt).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Kapolresta Barelang Pimpin Langsung Konferensi Pers Pengungkapan Kasus TPPO

lampung1.com,Batam – Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH Pimpin langsung Konferensi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.