Sabtu , Maret 28 2020
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Jaringan Irigasi Air Tanah Rejomulyo Diresmikan

Jaringan Irigasi Air Tanah Rejomulyo Diresmikan

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Dalam Peresmian Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Rejomulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengucapkan terimakasih atas dukungan penuh tokoh-tokoh Nasional dalam memperhatikan kemajuan Lampung, Jum’at (17/02).

Karo Humas & Protokol Bayana menjelaskan, peresmian Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dihadiri langsung oleh Bapak Zulkifli Hasan Ketua MPR RI, Anggota IV BPK RI Rizal Djalil, Dirjend Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Staff Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Choiria Pandarita, Pejabat Eselon II Kabupaten Lampung Selatan, Tokoh Masyarakat, Kelompok Tani, dan masyarakat Rejo Mulyo Kecamatan Jati Agung.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tugas pemimpin adalah melayani rakyat agar kehidupan masyarakat lebih baik. Berkat kerjasama, komunikasi antar seluruh masyarakat dan pemimpinnya sehingga Lampung mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Pusat. Dalam bidang infrastruktur seperti halnya jalan tol, serta fasilitas pertanian irigasi, bendungan, fasilitas pendidikan ITERA, meningkatkan pembangunan bandara raden Raden Intan, dan Bandara Serai di Pesisir Barat.

Dirjend. Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso mengatakan, Pengeboran sumur produksi dan pembangunan irigasi tanah didesa rejomulyo yang tersebar diempat titik, dengan kedalaman sumur 100-145 M menghasilkan debit air 20 Liter/Detik. Luas pelayanan jaringan irigasi mencapai 80 Ha, dengan masing-masing sumur mampu mengaliri sawah dengan luas 20 Ha. Ditahun 2017 ini Kemnterian PU dan Perumahan Rakyat akan membangun 20 Unit Sumur Produksi Air Tanah yang tersebar di Lampung Tengah 1 unit, Lampung Timur 7 unit dan Lampung Selatan 12 unit. Sumur tersebut melayani dan mengaliri air dengan saluran tertutup menggunakan pipa HDPE melalui 60 box bangunan. Uji coba pompa dilakukan dan air diuji coba untuk dialirkan ke area sawah untuk pengolahan lahan milik petani sehingga sawah siap untuk dibajak.

Kabag Humas Heriyansyah menambahkan pertanian Lampung saat ini terus mengalami peningkatan dibandingkan daerah lain, baik sisi kualitas maupun kuantitas. Pada tahun 2016, Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan program dan kegiatan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi di 16 daerah Irigasi Kewenangan Provinsi Lampung. (Red)

About admin

Check Also

Praka Aris Jatmiko : Pulang Dari Tugas TMMD, Saya Harus Bawa Ilmu

LAMPUNG1.COM, Pekalongan –  Ini tekad Praka Aris Jatmoko, salah satu anggota Satgas TMMD Reguler ke-107 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *