Sabtu , Januari 2 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Lampung Sai Peduli Korban Banjir

Lampung Sai Peduli Korban Banjir

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lampung Sai, menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kota Bandar Lampung dan Pesawaran, bantuan berupa paket sembako, handuk, sarung, dan air mineral. Rombongan DPP Lampung Sai, berangkat dari sekretariatan, di Pahoman, Bandarlampung.

Rombongan pertamakali menuju lokasi korban banjir di Gedung Pakuon, Bandarlampung, dengan membagikan 300 paket sembako, dan 50 dus air mineral. Tim dipimpin Ketua Harian DPP Lampung Sai, Soetan Syahrir Oelangan, dan Ketua Bidang Pemuda dan Olah Raga Ryco Menoza dan istri, dan pengurus bidang Sosial Ekonomi dan Budaya.

Ketua Harian DPP Lampung Sai, Sutan Syahrier, didampingi Ketua Bidang Humas Juniardi, mengatakan organisasi Lampungsai adalah organisasi yang focus pada kegiatan social dan budaya. Bantuan kepada korban banjir di beberapa wilayah di Lampung adalah berasal dari donator, dan para pengurus keluarga besar DPP Lampungsai, di Lampung, dan di daerah lain di Indonesia.

Hadir di lokasi Kapolresta Bandar Lampung Kombes AKBP Murbani Budi Pitono, Dandim Kota Bandarlampung, dan Pemda Kota Bandarlampung. “Paker berisi sembako, sarung, handuk, dan air mineral, dibagikan kepada para korban banjir, ini wujud kepedulian seluruh keluarga besar DPP Lampung Sai di pimpin Sjacroedin ZP, kemada mereka yang terkena musibah,” kata Soetan, di lokasi Gedung Pakuon.

DPP Lampung Sai, kata Sutan, menyalurkan bantuan di wilayah yang terkena dampak banjir relatif parah seperti Gedung Pakoun, dan sekitarnya, Pesarawan, di dua Kecamatan. “Bantuan dari masyarakat yang mengalir ke Posko Lampung Sai, masih ada sampai sekarang. Jadi kami pun belum berhenti menyalurkannnya. Seperti hari ini, kami kembali menyalurkan ke masyarakat di Gedung Pakuon, dan Pesawaran,” katanya.

Ryco Menoza menambahkan bahwa banjir pada tahun sekarang kerap terjadi dan sepertinya enjadi siklus akibat, tidak ada lagi resapan air, dan menumpuknya sampah di saluran irigasi dan anak sungai. “Kerusakan ekosistem, curah hujan tinggi, dan penumpukan sampah, dan kerusakan bukit bisa menjadi pemicu banjir bandang. Ini harus kita antisipasi,” kata Mantan Bupati Lampung Selatan ini.

Banjir, kata Ryco, harus tetap diantisipasi, dan ditangani karena berdampak kepada korban dengan banyak problem, seperti problem kesehatan, ketenangan beraktivitas, dan kecukupan istirahat. “DPP Lampungsai datang memberikan bantuan dan support semangat,” katanya. (Red)

About admin

Check Also

Dua Warga Lampung Barat Tewas Tenggelam Saat Mancing

LAMPUNG1.COM, Lambar – Dua warga Lampung Barat yang diketahui bernama Basnal (45) dan Fespagunata (21) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *