Senin , Juli 25 2022
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Mensos RI Tutup Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin 2017

Mensos RI Tutup Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin 2017

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menutup sosialisasi program penanganan fakir miskin perkotaan tahun 2017 di Surabaya.

Pada tahun 2017 akan dilaksanakan program e-warong. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat bantuan sosial dan berfungsi sebagai tempat menjual bahan pangan murah berkwalitas dan kebutuhan pokok rumah tangga juga sebagai agen bank penyalur bantuan sosial ekonomi dan tempat pemasaran hasil produksi Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

Demikian disampaikan Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa saat menutup acara Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin Perkotaan tahun 2017 pada 11 Februari 2017, di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur.

BACA JUGA:  PMI Tubaba Adakan Pemeriksaan Donor Darah

Khofifah juga menyampaikan agar para Kepala Dinas Sosial Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kemampuan Teknologi Informatika karena kedepan para penerima bantuan akan diberikan pengetahuan cara menggunakan android dengan aplikasi berbasis internet.

“jadi jangan kalah dengan keluarga penerima manfaat ya” katanya yang disambut tawa oleh para peserta.

Menurut Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Lampung Henry Riduan yang juga hadir dalam acara tersebut Kota Bandar Lampung mendapat bantuan sebesar Rp. 410.000.000,-

BACA JUGA:  Jalan Setapak, Masuk Progres 40 Persen.

Bantuan tersebut untuk pembiayaan antara lain Rehab e-warong sebanyak 13 titik @ Rp 10.000.000,- dan bantuan kepada 14 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Jasa sebanyak Rp. 20.000.000/kelompok.

“Ini merupakan pencairan sebagian bantuan dari keseluruhan yg rencana nya akan direalisasikan pada tahun 2017 ini yaitu sebanyak 55 titik e warong dan 55 KUBE jasa di Bandar Lampung dan 7 e warong dan 7 kube jasa di Kota Metro” tuturnya.

Kabid Banjamsos, Dinsos Kota Bandar Lampung Santoso menjelaskan bahwa kriteria e warong yaitu adanya jaringan internet pada lokasi; melayani 500 sampai dengan 1000 KPM Bansos; menggunakan tempat milik salah satu peserta KUBE Jasa sebagai lokasi e-warong serta melaksanakan bantuan sosial secara non tunai.

BACA JUGA:  Puluhan Balok Kayu Sonokeling Diamankan Polsek Limau

Sebagai penanggung jawab operasional e-warong akan mendapatkan dana Rp.20 juta yang dipergunakan untuk pemasangan listrik, modal pembelian sembako, pembelian tablet android, layanan internet selama 1 tahun juga printer bluethoot, timbangan, vacuum, freezer dan alat bantu gerobak.

Kube jasa terdiri dari 11 orang terdiri dari Supervisor, Ketua, Sekretaris, Bendahara dan 7 orang anggota. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Puluhan Pecatur Junior dan Senior Ikuti Turnamen Mustain Cup

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Turnamen catur dalam rangka perebutan piala Mustain cup yang kedua digelar di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.