Rabu , Oktober 20 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Mensos RI Tutup Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin 2017

Mensos RI Tutup Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin 2017

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menutup sosialisasi program penanganan fakir miskin perkotaan tahun 2017 di Surabaya.

Pada tahun 2017 akan dilaksanakan program e-warong. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat bantuan sosial dan berfungsi sebagai tempat menjual bahan pangan murah berkwalitas dan kebutuhan pokok rumah tangga juga sebagai agen bank penyalur bantuan sosial ekonomi dan tempat pemasaran hasil produksi Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

Demikian disampaikan Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa saat menutup acara Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin Perkotaan tahun 2017 pada 11 Februari 2017, di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur.

BACA JUGA:  Satgas TMMD 110 Berikan Pelajaran Mengaji Pada Anak-Anak

Khofifah juga menyampaikan agar para Kepala Dinas Sosial Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kemampuan Teknologi Informatika karena kedepan para penerima bantuan akan diberikan pengetahuan cara menggunakan android dengan aplikasi berbasis internet.

“jadi jangan kalah dengan keluarga penerima manfaat ya” katanya yang disambut tawa oleh para peserta.

Menurut Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Lampung Henry Riduan yang juga hadir dalam acara tersebut Kota Bandar Lampung mendapat bantuan sebesar Rp. 410.000.000,-

BACA JUGA:  Petugas Polsek Pagelaran Tangkap Pengedar Ganja

Bantuan tersebut untuk pembiayaan antara lain Rehab e-warong sebanyak 13 titik @ Rp 10.000.000,- dan bantuan kepada 14 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Jasa sebanyak Rp. 20.000.000/kelompok.

“Ini merupakan pencairan sebagian bantuan dari keseluruhan yg rencana nya akan direalisasikan pada tahun 2017 ini yaitu sebanyak 55 titik e warong dan 55 KUBE jasa di Bandar Lampung dan 7 e warong dan 7 kube jasa di Kota Metro” tuturnya.

Kabid Banjamsos, Dinsos Kota Bandar Lampung Santoso menjelaskan bahwa kriteria e warong yaitu adanya jaringan internet pada lokasi; melayani 500 sampai dengan 1000 KPM Bansos; menggunakan tempat milik salah satu peserta KUBE Jasa sebagai lokasi e-warong serta melaksanakan bantuan sosial secara non tunai.

BACA JUGA:  Kurang Nya Kesadaran Masyarakat Mematuhi Protokol Kesehatan, Anggota Koramil Way Kanan Himbau Bahaya Covid-19

Sebagai penanggung jawab operasional e-warong akan mendapatkan dana Rp.20 juta yang dipergunakan untuk pemasangan listrik, modal pembelian sembako, pembelian tablet android, layanan internet selama 1 tahun juga printer bluethoot, timbangan, vacuum, freezer dan alat bantu gerobak.

Kube jasa terdiri dari 11 orang terdiri dari Supervisor, Ketua, Sekretaris, Bendahara dan 7 orang anggota. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bupati Agus Istiqlal Hadiri Pembukaan Apkasi Otonomi Expo Tahun 2021

LAMPUNG1.COM, Pesibar –┬áBupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH Hadir Pembukaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *