Selasa , Desember 29 2020
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Oknum Wartawan Buat Resah, Sejumlah Wartawan Lamsel Gelar Sosialisasi Jurnalis

Oknum Wartawan Buat Resah, Sejumlah Wartawan Lamsel Gelar Sosialisasi Jurnalis

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Bermunculannya oknum wartawan gadungan atau abal abal di Kabupaten Lamsel membuat resah sejumlah Kepala Desa, Kepala Sekolah, serta KUPT Dinas kesehatan, di Kabupaten Lamsel.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Biro Lampost bekerjasama dengan Radar Lamsel menggelar soaialisasi jurnalis yang dilaksanakan di Balai Desa Kuala Sekampung, Kecamatan Seragi, Kabupaten Lamsel, Kamis (23/2).

Acara tersebut diikuti kepala Desa, Kepala Sekolah, dan KUPT Puskesmas di Kecamatan Seragi. Bertindak sebagai Narasumber pada acara itu, Rudi Afriadi dari lnews TV, Edy Setiawan Radar Lamsel, Muslim Pranata dan Herwansyah.

Dalam sesi tanya jawab, hampir semua peserta mengaku menerima intimidasi dari oknum LSM dan Wartawan. Modus yang mereka lakukan dengan cara mencari kesalahan, yang akhirnya meminta sejumlah uang.

“inilah permasalahan yang kami hadapi saat didatangi oknum wartawan tersebut” kata salah satu peserta yang mengaku Kepala sekolah di kecamatan seragi

Pertanyaan lain dilontarkan salah seorang kepala Desa kuala sekampung kecamatan seragi Jasimin. Dia menayakan, bagaimana menghadapi oknum wartawan yang dari luar daerah Lamsel.

Dia mencerirakan dirinya pernah didatangi ssejumlah wartawan, Lsm dan polisi., menuduh dirinya memalsukan data, sejumlah oknum tersebut ujung unung nya meminta uang.

” mereka kan bukan wartawan Lamsel atau LSM dari Lamsel, apkah aturannya bisa meliput di Lamsel “kata dia.

Menagapi pertanya tersebut, Rudi Afriadi mengatakan wartawan yang benar, pasti dia akan melakukan peliputan di wilayah yang ditugaakan. Kalau ada wartawan dari luar lamsel meluput di Lamsel, diyakini pasti itu wartawan abal abal.

“kalau ada oknum wartawan dari luar Lamsel jangan dilayani, kalau dia melakukan pemerasaan laporkan kepada pihak yang berwajib” kata Rudi.

Senada juga diungkapkan Edy Setiawan, dikatakannya, tugas seorang wartawan, bukan mencari cari kesalahan, tapi menyampaikan informasi kepada maayarakat, terkait kegiatan yang dilakukan, baik itu yang benar atau tidak, tapi harus berimbang.

Wartawan yang benar kata dia, tidak akan pernah meminta imbalan dari narasumber. Kalau ada wartawan yang meminta sejumlah uang, atau melakukan pemerasan kepada narasumber, segera di laporkan kepada polisi.

“wartawan yang benar memiliki etika sopan santun, dia juga akan menujukan kartu pengenal pers saat melakukan wawancara, atau peliputan. Wartawan yang benar juga pasti sudah mengikuti uji Kopetensi” kata Edy. (Pranata).

About admin

Check Also

Pemilik Salah Satu Mini Market Terpapar Covid-19

LAMPUNG1.COM, Karimun – Selasa (29/12/2020), Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, akhir-akhir ini muncul beberapa tempat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *