Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Peristiwa / Pasar Taruhan Pilkada Tuba, Paslon 2 : 1 + 3

Pasar Taruhan Pilkada Tuba, Paslon 2 : 1 + 3

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Dua hari lagi menjelang pencoblosan Pilkada serentak tanggal 15 February mendatang, pasar taruhan Pemilihan Bupati Tulang Bawang (Tuba) gila-gilaan.

Bayangkan, menurut wacana yang beredar di masyarakat simpatisan Pasangan Paslon nomor urut 2 Handoyo sanggup bertaruh melawan gabungan suara Paslon nomor urut 1 digabungkan dengan suara Paslon nomor urut 3.

Hal ini ditawarkan oleh N, seorang Warga Kelurahan Ujung Gunung Kecamatan Menggala kepada orang-orang yang berani menerima tantangan dari salah satu simpatisan Paslon nomor urut 2 (13/2).

Menurut N, siapapun yang mau menerima tantangan taruhan dari simpatisan Paslon nomor urut 2 ini akan diajak menemui orang tersebut. Hari ini bisa dipertemukan dengan membawa Uang Taruhan berapapun nilainya. Ujar N kepada beberapa orang yang saat itu ada disebuah Kantin dilingkungan Pemda Tuba.

BACA JUGA:  KPU Tanggamus Lounching Peluncuran Pilkada Serentak 2018

Lebih jauh menurut wacana yang berkembang dikalangan para simpatisan Paslon nomor urut 2, bahwa kedua Paslon Bupati/Wabup nomor urut 1 dan 3 tidak mempunyai dana untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat Pemilih. Hal ini sama saja dengan memiliki daging tetapi tidak mempunyai bumbu, tidak mempunyai garam Dan tidak punya penyedap lainnya. Ibaratnya punya senjata tetapi tidak punya peluru ya gak bisa nembak. Ujar N menambahkan argumennya.

BACA JUGA:  Batu Split Terus di Gelontor ke Lokasi TMMD

Berbeda dengan pandangan para simpatisan Handoyo diatas, AL salah seorang warga Kota Menggala berpandangan berbeda. Menurut AL pandangan simpatisan Handoyo tersebut terlalu jumawa dan tidak berdasarkan fakta. Dari pengalaman Pilkada 2012 sebelumnya menurut AL, paslon Handoyo yang waktu itu bertarung dengan Ismet Roni yang diusung Partai Golkar, pasangan Handoyo hanya mendulang suara hanya 60%. Padahal Handoyo mendapat dukungan dari PT. SGC (Suger Group Compeny) seratus persen.

Sekarang ini SGC dukungan dari SGC tidak seperti pada Pilkada tahun 2012, bisa-bisa saja Handoyo kalah. Ujar AL cukup meyakinkan.

Realisasi Dana Kampanye, dari rilis yang dikeluarkan oleh KPU Tuba pada 12 February, diketahui belanja Dana Kampanye Paslon nomor urut 1 dan Paslon nomor urut 3 tidak sampai separuhnya dari belanja dana Kampanye yang dikeluarkan oleh Paslon petahana Handoyo.

BACA JUGA:  Jalan Selesai Dibangun, Satgas TMMD Bersihkan Sisa Material

Paslon independen nomor urut 1 Syarnubi – Soleha hanya menghabiskan Dana Kampanye sebesar Rp. 177 juta 545 ribu. Sedangkan Paslon nomor urut 3 Winarti – Hendriwansyah menghabiskan Dana Kampanye sebesar Rp. 3 Milyar 251 juta 260 ribu. Sementara Paslon petahana nomor urut 2 Handoyo menghabiskan Dana Kampanye sebesar Rp. 8 Milyar 990 juta 895 ribu 772 rupiah. (Yahya Affyt).

 

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Anggota PWI Pringsewu Harapkan Dalam Konferprov PWI Lampung Ke Depan Tidak Ada Mandat

LAMPUNG1.COM,Pringsewu – Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu mengharapkan dapat menyalurkan langsung hak pilih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *