Selasa , Oktober 19 2021
Home / Ruwa Jurai / Polisi Diminta Selidiki Kasus Kecelakaan Perusahaan Dump Truck

Polisi Diminta Selidiki Kasus Kecelakaan Perusahaan Dump Truck

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Perusahaan jasa transportasi dump truk di Tanjung Bintang, Lampung Selatan, diminta bertanggungjawab atas kecelakaan kerja yang dialami sopir perusahaan, Ahmadi (46), warga Pekon Gunung Tiga, Kecamatan Pugung, Tanggamus.

Charsadi, pimpinan perusahaan tersebut harus memenuhi janjinya untuk membiayai pengobatan Ahmadi di rumah sakit, pasalnya hingga saat ini, Charsadi belum memenuhi janjinya. Sementara kasus kecelakaan kerja itu dilaporkan istri korban ke Polres Tanjungbintang.

Menurut Khodizah (33) istri Ahmadi, saat terjadi kecelakaan kerja di Desa Sukanegara, Tanjung Bintang pada 27 Desember 2016, sekitar pukul 16.00, Charsadi berjanji menanggung pembiayaan perobatan hingga korban sembuh. Ternyata semua itu hanya janji belaka. “Untuk membawa pulang suami, saya terpaksa menyerahkan sepeda motor ke Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung untuk jaminan,” ujar Khodizah kepada Lampung1.com, di Terminal Kemiling, Rabu (22/2).

BACA JUGA:  Sujadi Buka Turnamen Bola Voli "Bupati Cup 2018"

Khodizah menerangkan, akibat kejadian itu tulang ekor suaminya remuk dan tidak bisa lagi beraktivitas. Dokter di rumah sakit itu sempat menyarankan suaminya dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Kerena keterbatasan biaya, sehingga ia pasrah, “Kami tidak mampu mengobati lagi. Uang yang seharusnya diganti pihak perusahaan tempat suami saya bekerja pun sudah habis. Kami juga tak sanggup mengambil motor yang jadi jaminan,” ujar Khodizah sambil berlinang air mata.

Ibu lima anak itu menuturkan krologis kejadian yang menimpa Ahmadi. Sore itu sekitar pukul 16.00, Ahmadi hendak berangkat mengantar tanah kelokasi pengurukan yang berjarak sekitar 1 kilometer, tepatnya di Jalan Ir. Sutami, KM 9, Sukanegara, Tanjungbintang, Lampung Selatan. Saat itu truk yang dikemudikan Ahmadi sedang memuat tanah, lalu Ahmadi turun dari truk untuk mengambil surat jalan (DO) ke petugas yang membawa surat jalan itu. Tiba tiba truk Ahmadi berjalan karena tersenggol oleh truk yang dikemudikan Ade saat hendak keluar lokasi. Melihat truknya merayap, Ahmadi berusaha mengejar truk itu. Namun nahas, Ahmadi terpeleset dan terjatuh persis di bawah roda depan bagian kiri truk yang dikemudikan Ade. Akibat kejadian itu usus Ahmadi terburai dan dia dilarikan ke Rumah Sakit Imanuel, Bandar Lampung.

BACA JUGA:  Ini Kata Pakar Hukum Agraria Tentang Groundkaart Yang diklaim PT. KAI

Keluarga korban mengatakan, proses kasus ini sempat tertatih tatih karena penyidik di Polres menduga telah terjadi perdamaian antara korban dan pihak perusahaan jasa angkutan. Padahal korban maupun keluarganya tidak merasa menandatangai surat perdamaian, “Baik lisan maupun secara tertulis kami belum pernah membicarakan soal perdamaian,” kata Safaah.

Jika ada surat perdamaian yang berisi tanda tangan korban dan istrinya diduga ada permainan kotor, sebab saat salah satu karyawan perusahaan yaitu Yanuar yang mewakili pimpinan perusahaan meminta tanda tangan penyerahan uang Rp7,5 juga saat korban masih berada di rumah sakit Imanuel, ada selembar kertas kosong bermaterai disodorkan oleh Yanuar untuk ditandatangani. Kerena kertas itu kosong, Safaah, adik ipar korban berinisiatif memoto kertas itu. “Yanuar minta tanda tangan itu sekitar jam 12 malam. Padahal Ahmadi masih dalam kondisi tidak bisa bergerak,” kata Safaah.

BACA JUGA:  Program Aladin, Kodim Bojonegoro Kuatkan Tim TMMD 110 Tambakrejo

Untuk memperjelas kebenaran perdamaian itu, penyidik diharapkan meminta keterangan Yanuar yang malam itu menyodorkan kertas kosong bermaterai di Rumah Sakit Imanuel.

Berdasarkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penelitian laporan, Iptu Setyo Budi Howo ditunjuk sebagai penyidik. Tetapi saat dihubungi nomor ponselnya beberapa kali untuk dikonfirmasi, meskipun aktif tidak diangkat. (Afta)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Sekdaprov Lampung Buka Capacity Building Penyusunan dan Evaluasi Laporan TPID Provinsi Lampung

LAMPUNG1.COM,Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, membuka acara Capacity Building Penyusunan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *