Minggu , Juli 17 2022
Home / Hukum Kriminal / Polisi Grebek Ilegal Mining

Polisi Grebek Ilegal Mining

LAMPUNG1.COM, Waykanan – Tak mengindahkan surat edaran berupa teguran larangan melakukan aktivitas penambangan tanpa izin Kepolisian Polres Waykanan,  penambangan liar di bukit Jambai Kampung Gunung Katun Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan di grebek jajaran Kepolisian Polres Waykanan.

Pengrebekan oleh tim tekab 308 Polres Waykanan, Rabu (08/02/2017) berlangsung pukul 12.30 WIB yang berada didusun Suban Umpu Kampung Negeri Batin Kecamatan Blambangan Umpu Kab Waykanan dipimpin oleh Kapolres Waykanan AKBP Yudy Chandra Erlianto, S.ik.

Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara, sembilan pekerja tambangan diamankan dari tempat kejadian perkara.

BACA JUGA:  Kapolda Lampung Terima Penghargaan dan Bantuan Dari PMI Provinsi Lampung

Kesembilan pekerja yang diamankan tersebut yakni Sapuan (55), Dedi (22), Sujianto (27) yang merupakan warga Kampung Bali Rejo Kecamatan Blambangan Umpu Waykanan. Kemudian, Rifin (55), Sugeng Winarno (30), Suyanto (27), Aan Febianto (23), Amri Suseno (20), warga Kampung Gunung Katun Kecamatan Baradatu Waykanan dan Eki (18) warga Kampung Donomulyo Kecamatan Banjit Waykanan.

Bermula adanya informasi masyarakat yang mulai resah dengan kegiatan tambang yang berada didaerah dusun Suban Umpu Kampung Negri Batin Kecamatan Blambangan Umpu Waykanan.

BACA JUGA:  DPRD Lampung Minta Kepala Daerah Berhentikan Sementara PTM

Di TKP yang petugas mengamankan  para pelaku yang berjumlah sembilan orang ditemukan sedang menambang emas dengan menggunakan alat penambang dengan tiga  lokasi yang berbeda.

Saat ditanyakan terkait izin penambangan mereka mengaku tidak memiliki izin yang sah yang dikeluarkan dari instansi yang berwenang.

Selanjutnya ke sembilan pelaku diamanakan bersama barang bukti yang diamankan yaitu tiga  unit mesin Tianli, satu unit mesin Alkon,  dua unit Keong ukuran delapan meter selang sepanjang lima buah alat pendulang, tiga lembar karpet, 9 gram air Raksa, satu buah Stik, dan satu buah Linggis.

BACA JUGA:  Anggota Satgas TMMD 110 Kodim 1206/PSB,Terus Jalin Kedekatan Dengan Anak-anak

Polisi masih melakukan penyidikan dri hasil penangkapan tersebut dan belum menetapkan tersangka dari sejumlah pekerja yang diamankan.

Pasal 158 dan pasal 161 Undang-Undang Republik Indonesia nomer 4 tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman hukuman pidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp.10.000.000.000.(Aszhari/Feri)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pemerintah Lampung Timur Apresiasi Kemeriahan Festival Budaya Maghgo Sekappung Libo Di Jabung

LAMPUNG1.COM, Pemerintah Daerah akan terus berupaya mendorong kelestarian adat dan budaya yang ada di Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.