Senin , Juli 25 2022
Home / Hukum Kriminal / Polres Lamsel Amankan 48 Kg Ganja dan 480 Pil Extacy

Polres Lamsel Amankan 48 Kg Ganja dan 480 Pil Extacy

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Polres Lampung Selatan kembali mengamankan tersangka kurir, pengedar dan pembeli narkoba jenis extacy dan ganja, serta mengamankan barang bukti 48 Kg ganja dan 480 pil extacy di Seaport Interdiction, Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Satres Narkoba Polres Lamsel sendiri mengamankan kedelapan pelaku, dalam waktu yang berbeda-beda.

48 Kg ganja senilai 120 juta rupiah itu dibungkus menggunakan karung plastik hijau, masing-masing berisi 24 kg ganja yang dibawa oleh Pandu Tri Rahmat warga Tanggerang, Banten, mengunakan Bus ALS.

BACA JUGA:  Kuasa Hukum Arinal - Nunik Serahkan Kontra Memori Keberatan ke Bawaslu RI

Setelah menangkap Tri Rahmat, pihak kepolisian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka lain yang berperan sebagai pemesan dan pembeli, masing-masing Sidup alias Andi dan Abdulah warga tanggerang Banten, Seto Dwi Nugroho, Yuda Pratama Putra dan Esha Febby Widhyanto yang sama-sama berasal dari Depok.

Sementara untuk kasus extacy, pihak kepolisian awalnya menemukan extacy sebanyak 840 butir di bus ALS dengan nopol BK 7798 DG dengan dibungkus menggunakan kotak kardus kecil berlakban.

BACA JUGA:  Ketua DPRD : "Semua Pihak Harus Ikut Peduli Pada Korban Bencana Angin Puting Beliung Di Lampung Timur"

“Extacy ini tidak bertuan, tapi ada alamatnya.” ungkap Dir Narkoba Polda Lampung Kombes Abrar Tuntalanai di Ruang Rupatama Polres Lamsel, (31/1).

Berkat alamat yang tertera didalam paket extacy tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Michael Hansen Lie sebagai pemesan, dan dari pengembangan lanjutan barulah terungkap orang yang memerintahkan pengiriman extacy tersebut, yakni Tandani Alias Asen warga Pematang Siantar Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Bersama Masyarakat Jatimulyo, Satgas TMMD Bojonegoro Karya Bakti Bersihkan Embung Desa

Para tersangka kini ditahan Mapolres setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan akan dijerat pasal 112, pasal 114, dan pasal 132 UU no 35 th 2009 tentang narkotika.

“Masing-masing pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara, dengan denda 10 miliyar rupiah.” Kata Abrar. (Wandi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Puluhan Pecatur Junior dan Senior Ikuti Turnamen Mustain Cup

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Turnamen catur dalam rangka perebutan piala Mustain cup yang kedua digelar di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.