Sabtu , Januari 29 2022
Home / Hukum Kriminal / Polres Lamsel Amankan 48 Kg Ganja dan 480 Pil Extacy

Polres Lamsel Amankan 48 Kg Ganja dan 480 Pil Extacy

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Polres Lampung Selatan kembali mengamankan tersangka kurir, pengedar dan pembeli narkoba jenis extacy dan ganja, serta mengamankan barang bukti 48 Kg ganja dan 480 pil extacy di Seaport Interdiction, Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Satres Narkoba Polres Lamsel sendiri mengamankan kedelapan pelaku, dalam waktu yang berbeda-beda.

48 Kg ganja senilai 120 juta rupiah itu dibungkus menggunakan karung plastik hijau, masing-masing berisi 24 kg ganja yang dibawa oleh Pandu Tri Rahmat warga Tanggerang, Banten, mengunakan Bus ALS.

BACA JUGA:  Kunjungi Jatiwarno, Dandim Karanganyar Minta Satgas TMMD dan Masyarakat Tetap Kompak

Setelah menangkap Tri Rahmat, pihak kepolisian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka lain yang berperan sebagai pemesan dan pembeli, masing-masing Sidup alias Andi dan Abdulah warga tanggerang Banten, Seto Dwi Nugroho, Yuda Pratama Putra dan Esha Febby Widhyanto yang sama-sama berasal dari Depok.

Sementara untuk kasus extacy, pihak kepolisian awalnya menemukan extacy sebanyak 840 butir di bus ALS dengan nopol BK 7798 DG dengan dibungkus menggunakan kotak kardus kecil berlakban.

BACA JUGA:  Jalani Isolasi Mandiri, Satgas Covid-19 Desa Gebang Berikan Bantuan Beras dan Mie Instan

“Extacy ini tidak bertuan, tapi ada alamatnya.” ungkap Dir Narkoba Polda Lampung Kombes Abrar Tuntalanai di Ruang Rupatama Polres Lamsel, (31/1).

Berkat alamat yang tertera didalam paket extacy tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Michael Hansen Lie sebagai pemesan, dan dari pengembangan lanjutan barulah terungkap orang yang memerintahkan pengiriman extacy tersebut, yakni Tandani Alias Asen warga Pematang Siantar Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Maling Motor Saat Yasinan, Tersangka Dibekuk Polisi

Para tersangka kini ditahan Mapolres setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan akan dijerat pasal 112, pasal 114, dan pasal 132 UU no 35 th 2009 tentang narkotika.

“Masing-masing pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara, dengan denda 10 miliyar rupiah.” Kata Abrar. (Wandi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Kabid Propam Polda Lampung kunjungi Mapolres Lampung Utara

LAMPUNG1.COM,┬áLampung Utara,- Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Lampung Kombes.Pol M.Syahran S.I.K., M.H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.