Selasa , Oktober 19 2021
Home / Hukum Kriminal / Forkorindo Lampung Sesalkan Pimcab BRI U2 yang Lamban Usut Kasus Penggelapan Tabungan Pelajar

Forkorindo Lampung Sesalkan Pimcab BRI U2 yang Lamban Usut Kasus Penggelapan Tabungan Pelajar

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Ketua Forkorindo Lampung Gunawan sangat menyesalkan tindakan Pimpinan Cabang BRI U2 Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang yang tidak menanggapi secara cepat penggelapan uang tabungan pelajar yang dilakukan oleh dua orang pegawainya.

Menurut Gunawan, ketika penggelapan uang Tabungan Pelajar BRI U2 ini diberitakan secara luas, Bowo Pimpinan Cabang BRI U2 saat ditemui di Ruang kerjanya (21/3) mengaku akan membentuk tim sebanyak empat orang yang dipimpin oleh Bowo sendiri, untuk menyelidiki kasus tersebut. Namun sayangnya, tim yang dimaksud oleh Bowo ini sampai saat ini belum melakukan hal apapun untuk mengecek kebenaran yang dilakukan oleh Pegawai BRI U2.

BACA JUGA:  Kapolres Lambar Sambangi Pos Pam Krui dan Sekincau

Menyikapi hal tersebut, Gunawan akan melaporkan kasus tersebut. Menurutnya, setidaknya ada dua orang Pegawai Bank BRI U2 Banjar Agung yang diduga menggelapkan Tabungan Pelajar tersebut, yakni bernama Yuli dan Danil. Keduanya diduga telah melakukan penggelapan dan penipuan dengan cara mensosialisakikan Tabungan Pelajar Bank BRI. Sayangnya Bowo terindikasi menutupi kedua Pegawai BRI U2 tersebut.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, penipuan dan penggelapan Tabungan Pelajar yang dilakukan oleh Bank BRI U2 Banjar Agung bukan hanya terjadi pada SMAN Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), tetapi juga terjadi terhadap ratusan siswa/siswi SMAN 2 Menggala Tuba.

BACA JUGA:  Kidim 0410/KBL Bedah Rumah Ibu Marlina Pada TMMD 109

Menurut Didik Dwiarto Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Menggala saat ditemui diruang kerjanya (13/3), pada Tahun 2015 ada ratusan Siswa/Siswi SMAN 2 Menggala yang mengikuti program Tabungan Pelajar yang ditawarkan oleh Bank BRI U2.
“Ya ada sekitar 296 Siswa/Siswi yang menabung di Bank BRI Cabang U2 Banjar Agung yang sampai saat ini belum dikeluarkan buku tabungannya.” ujar Didik Dwiarto sangat masgul atas prilaku orang-orang Bank BRI ini.

Bahkan tambah Didik, bukan hanya 296 Siswa/Siswi yang ditipu sebesar Rp. 50 ribu persiswa, bahkan Kepala Sekolah SMAN 2 juga kena tipu sebanyak Rp. 1 juta karena ditawari membuka Rekening Giro di Bank BRI U2.

BACA JUGA:  Bisnis Narkoba, Ibu Rumah Tangga, Ditangkap Polisi

Dengan demikian, bila hal ini tidak ada tindakan dari Pimpinan Bank BRI, maka nama baik Bank BRI akan rusak, karena dari dua SMA ini saja setidaknya ada 694 orang Siswa/siswi Nasabah BRI yang tertipu plus satu orang Kepala Sekolah. Dari 694 Siswa/Siswi ini mereka menderita kerugian sebesar Rp. 34 juta 700 ribu.

Selain kedua sekolah tersebut, disinyalir ada beberapa SMA lagi yang mengalami hal yang sama. (Yahya Affyt).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

10 Cabang PSHT Sumsel Resmi Di Lantik

Lampung1.com,Pali – “Kepengurusan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dilantik secara serentak Kabupaten/Kota se- Sumatera Selatan,  …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *