Rabu , Oktober 20 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Gubernur Lampung Terima Penghargaan Konflik Sosial

Gubernur Lampung Terima Penghargaan Konflik Sosial

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo menerima penghargaan terbaik pertama atas penanganan konflik sosial tingkat Provinsi se-Indonesia, Rabu (15/03).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2017 di Ballroom Birawa Hotel Bidakara Jakarta.

Hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2017 ini, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Syafruddin, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Agung Mulyana, Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, Deputi II Bidang Dalam Negeri Badan Intelijen Negara (BIN) Mayor Jenderal Thamrin Marzuki, dan Gubernur/Walikota, Kabinda, Kasrem dari seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA:  Bagai Pendekar, Pelda Junaidi Tebaskan Pedangnya ke Rumput

Dalam penilaian oleh Kementerian Dalam Negeri, Gubernur Lampung dinyatakan telah berhasil membentuk dan menjalankan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Provinsi Lampung, yang mana tim tersebut telah secara baik berkoordinasi bersama dengan komponen di daerah, baik TNI/Polri,BIN dan unsur di daerah lainnya untuk mencegah, menanggulangi dan mengantisipasi konflik sosial yang ada di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan ini juga Gubernur Lampung didaulat untuk memberikan pemaparan tentang operasional dan tata kelola Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  DPC LSM Majas Lampung Utara Resmi Dikukuhkan

“Kunci dari penanganan konflik sosial ada pada koordinasi dan pendeteksian sejak dini akan gejala kerawanan sosial yang akan menyebabkan terjadinya konflik di tengah-tengah masyarakat, sekalipun ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab pihak POLRI dan TNI, jauh daripada itu koordinasi berperan sangat penting bagi mencegah, meredam menanggulangi konflik sosial tidak terus berkembang dan berkelanjutan”, ungkapnya Menteri Dalam Negeri.

Ditambahkan oleh Tjahjo Kumolo, keragaman dan kemajemukan antar suku bangsa menjadi perhatian bersama, dimana dibutuhkan koordinasi antar wilayah satu sama lain.

BACA JUGA:  Satgas TMMD 110 Bojonegoro Dampingi Warga Cuci Tangan Terapkan Prokes

“Penangananpun mungkin berbeda satu sama lain antar wilayah, namun kita harus bisa merumuskan langkah-langkah strategis apa yang tepat digunakan untuk menanggulangi dan mencegah konflik sosial selain untuk melakukan deteksi dini, karena perkembangan serta dinamika di masyarakat tidak hanya terjadi perhari tetapi perjam, permenit bahkan per detik”, tambahnya.

Menteri Dalam Negeri berpesan kepada Kepala Daerah yang hadir, ke depan kiranya dapat ditambahkan jumlah anggaran yang diperuntukkan untuk penanggulangan konflik sosial.(Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Miris !!! Oknum PNS Dinas PP&PA Kab Tubaba Abaikan Pelindung Hak Anak

Lampung 1.com,Tubaba – Melanjutkan pemberitaan sebelumnya terkait dengan oknum PNS Dinas PP & PA Tubaba …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *