Minggu , Januari 3 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Pemprov Lampung Berharap TNBBS dan JKEL Rumuskan Program Pembinaan Daerah

Pemprov Lampung Berharap TNBBS dan JKEL Rumuskan Program Pembinaan Daerah

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung Berharap Balai Besar TNBBS dan Jaringan Kelola Ekosistem (JKEL) mampu merumuskan Program Pembinaan Daerah/Desa Penyangga.

Mesti ada Contoh Konservasi terhadap Tumbuhan ataupun Satwa yang dibudidayakan. Hewan Tumbuhan yang tidak mesti dilindungi dibudidayakan dan mampu bermanfaat terhadap peningkatan ekonomi (Genetic Resources). Adanya Sinergisitas Program antara Organisasi Pemerhati Lingkungan, Balai Besar TNBBS, dan masyarakat disekitar Taman Nasional.

Hal itu disampaikan Sekda Provinsi Lampung saat memberikan arahan usai menyaksikan Penandatanganan MOU Penguatan Kapasitas Pemberdayaan Masyarakat Untuk Membangun Perencanaan Dan Kesepakatan Konservasi Di Desa Penyangga Taman Nasional Bukit Barisan Selatan di Caffe O’ BANGI Way Halim, Kamis (16-03-2017).

Kabag Humas & Komunikasi Publik Heriyansyah menjelaskan, MOU ditandatangani oleh Ir.TIMBUL BATUBARA, M.Si selaku Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dengan Ir. ALMUHERY ALI PAKSI, selaku Tim Leader Jaringan Kelola Ekosistem.
Kerjasama terkait Penguatan Kapasitas Pemberdayaan Masyarakat untuk membangun perencanaan dan kesepakatan konservasi di Desa Penyangga Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Ir. ALMUHERY ALI PAKSI Leader JKEL Melaporkan, latar belakang dari sunyi senyapnya kegiatan non pemerintahan dalam hal pelestarian ekosistem lingkungan ini adalah momentum Jaring Kelola Ekosistem Lampung untuk berbuat lebih optimal membantu upaya pemerintah menjaga Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Tidak hanya sekedar MOU namun lebih mampu berkontribusi bagi konservasi lingkungan, serta keberadaan TNBBS Bermanfaat juga bagi lingkungan sekitar.

Ditambahkan Ir.SUTONO, MM Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang tepat akan Menciptakan Destinasi Wisata Alamiah, semisalnya air terjun, serta kekayaan flora maupun fauna menjadi menarik untuk dilihat oleh berbagai kalangan sehingga penggerak ekonomi bagi masyarakat yang berada didaerah penyangga.

“Kita bisa lakukan Budidaya Angrek, Penangkaran Hewan yang Tidak Dilindungi, Budidaya Tanaman Hias, Air Mineral Kemasan, Sanggar Budaya, Mendorong Ekonomi Masyarakat dengan pelestarian dan menjaga ekosistem TNBBS. Jika ada program yang kongrit terhadap upaya konservasi, Pemerintah akan mendukung dan mencarikan solusi pendanaan jika diperlukan,” tutup Sekda Provinsi Lampung.(Red)

About admin

Check Also

Karyawan Rumah Makan Di Lampung Timur, Nekat Bawa Lari Motor Majikan

LAMPUNG1.COM, Seorang Karyawan sebuah rumah makan, di Kabupaten Lampung Timur, harus berurusan dengan Petugas Kepolisian, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *