Kamis , Oktober 28 2021
Home / Peristiwa / Penambangan Batu Ilegal Menelan Korban

Penambangan Batu Ilegal Menelan Korban

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Penambangan Batu yang mengoperasikan alat berat excapator di Pekon Podomoro 2 Rt/Rw 02/04 kecamatan Pringsewu kabupaten Pringsewu yang telah menelan korban jiwa lalu di duga Ilegal, Kamis(23/3).

Korban yang tertimpa reruntuhan batu, Minggu 19 Maret lalu jam ± 16:30, saat mengambil batu dengan cara manual mendongkel dengan linggis adalah pasangan suami istri Renaldi dan Sutarti warga Podomoro 2 Rt/Rw 2/4 Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu.

Sutarti (47) karena luka yang cukup parah akhirnya di nyatakan meninggal dunia pada pukul ±18:00 WIB dan Renaldi (suami korban) masih di rawat di Rumah Sakit Abdul Moeluk Bandar Lampung.

BACA JUGA:  Emak- emak Motivasi Bapak – Bapak Agar Giat Kerja

Pihak keluarga korban meminta kepada penegak hukum dengan adanya penambangan yang di duga Ilegal milik pengelolah Agus Subagiyo bisa di usut tuntas.

Seperti yang di sampaikan oleh Lehon pihak keluarga korban saat di temui tim Lampung1.com mengatakan dirinya hanya meminta kepada pihak pengelolah agar tidak sewenang-wenang dalam melakukan pekerjaan, apa lagi yang menggunakan alat berat seperti excavator, karena kebetulan pemilik lokasi tambang salah satunya oknum dari media dan pihak pengelola penambangan itu oknum dari Ormas.

“Saya sangat sesalkan Ini, giliran ada yang terkena musibah sampai meninggal dunia pihak pegelolah seolah lepas tangan dan alat excavator yang di gunakan untuk operasional kerja pun tidak berada lagi di lokasi, sudah di bawa pergi malam itu juga padahal saat kejadian musibah, excavator masih beroprasi di sekitar lokasi,” jelas Lehon.

BACA JUGA:  Tertib Administrasi, TP PKK Desa Gebang Mantapkan Kapasitas Kader

Sementara itu, Ibu Muji adik dari korban berharap agar masalah ini dapat di tindak lanjuti oleh pihak yang terkait, dan mengharapkan kepedulian pemerintah, karena Renaldi (suami) korban saat ini masih di rawat di Rumah sakit.

Menurut warga, dengan adanya pengoprasian alat berat yang mengambil batu di lokasi desa mereka sangat merasahkan.

Di tempat terpisah Tarwan selaku kepala Pekon Podomoro saat di temui Tim Lampung1.com menerangkan terkait dengan musibah yang menimpa warganya, langsung mengadakan rembuk pekon untuk menengahinya mengundang warga, pihak keluarga, pamong, pihak keamanan dan pihak pengelolah, tapi sayang pihak pengelolah tidak datang dan akhirnya belum ada yang bisa di rembuk.

BACA JUGA:  Nanang Ermanto Sambut Kedatangan Wakapolda Lampung

“Untuk masalah pihak pengelolah tersebut memang tidak laporan atau izin ke kami atau tidak pamitlah jadi saya tidak tahu, karena mereka masuk tanpa permisi,” jelas nya. (Eri/Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Wakil Bupati Lantik 2 Kepala Dinas Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Wakil Bupati Hi Azwar Hadi, memimpin prosesi Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi …

One comment

  1. Semoga hal tersebut tidak terjadi lagi……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PEMBANGUNAN DESA SUKAJAYA LEMPASING