Senin , Oktober 25 2021
Home / Agama / Raden Adipati Hadiri Upacara Melasti

Raden Adipati Hadiri Upacara Melasti

LAMPUNG1.COM, Waykanan – Bupati Waykanan Raden Adipati menghadiri upacara Melasti Hari Raya Nyepi bertempat di Segara Way Neki Kampung Bali Sadar Utara Kecamatan Banjit Kabupaten Waykanan, (25/3/2017).

Acara Melasti menjelang hari Raya nyepi ini di hadiri oleh Bupati, Ketua DPRD Waykanan, Dandim Waykanan dan Kapolres.

Melasti ini merupakan rangkaian acara umat Hindu dalam merayakan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1939, yang dilakukan oleh umat Hindu se-Waykanan.

Raden Adipati surya dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih kepada seluruh warga yang telah menghadiri acara ini.
“Saya sangat gembira sekali karena acara ini sangat meriah dan semarak sekali, ribuan manusia berpakaian putih membanjiri tempat ini, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1939 kepada seluruh warga masyarakat,” pungkas nya.

BACA JUGA:  Sertijab Kepala Dinas, Yeri Ehwan : Terimakasih dan Selamat Datang Ibu Lusia

Di ketahui, Kabupaten Way kanan yang berjuluk Bumi Ramik Ragom ini bermacam-macam umat beragama, betapa tinggi toleransi, kepekaan sosial dan sikap saling hormat-menghormati diantara umat beragama di Kabupaten Waykanan.

Kerukunan hidup umat beragama yang tulus ini tidak saja menjadi contoh praktek pluralisme yang baik, namun juga dipercaya menjadi pilar harmonisasi kehidupan masyarakat, menjadi modal semangat untuk membangun dan mensejahterakan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat Waykanan.

BACA JUGA:  BKKBN Tuba Barat Gelar Pemasangan Kontrasepsi Pria

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wayan Lamek menjelaskan, pada hari suci nyepi ini, ada empat rangkaian upacara yang dilaksanakan, yakni Melasti, Tawur Kesanga dan Pengerupuk, Nyepi dan Ngembak Geni.

Upacara Melasti memiliki makna membersihkan Bhuana Alit dan Bhuana Agung terutama alat-alat upacara dan Ida Bhatara Pretima, yang dilaksanakan di Segara, sekaligus Mendak Tirta Amerta.

Dari Melasti Pretima akan melinggih di Bale Agung, setelah upacara Melasti, dilanjutkan Tawur Agung di Catus Pata yang bermakna membersihkan Jagat Bhuana Alit dan Bhuana Agung.

BACA JUGA:  Tim Surveyor Akreditasi FKTP Disambut Wabub Pringsewu

“Puncak dari rangkaian upacara ini adalah Nyepi, yang bermakna melaksanakan Tapa Berata Semadi dengan Catur Berata Penyepian yakni amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan,” pungkas nya.

Pelaksanaan Nyepi dimulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB hari berikutnya. Terakhir adalah rangkaian ngembak geni dengan melaksanakan dharma shanti dan silahturahmi kepada sesama umat dan umat lainnya.(Ashari/Feri)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Seorang Pencuri Menyerahkan Diri Ke Mapolsek Melinting

LAMPUNG1.COM, Seorang tersangka dugaan tindak pidana pencurian, menyerahkan diri ke Mapolsek Melinting, Kabupaten Lampung Timur. …

2 comments

  1. jaga kerukunan ya semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *