Minggu , Januari 16 2022
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Rakyat Sedang Susah, Wakil Rakyat Malah Foya-Foya

Rakyat Sedang Susah, Wakil Rakyat Malah Foya-Foya

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Disaat masyarakat Kabupaten Lamsel dilanda kesusahan seperti petani padi gagal panen, akibat musibah banjir yang terjadi disejumlah kecamatan. Belum lagi sejumlah penduduk di Kecamatan Seragi yang kini masih kesusahan menyambung hidup karena musibah banjir yang melanda wilayah mereka. Para wakil mereka yang duduk di DPRD justru malah pergi bersenang-senang dan berfoya-foya ke 4 Provinsi yakni Papua, Surabaya, Samarinda dan Lambok dengan kemasan Kunker.

“Ini benar-benar keterlaluan, saya baca di koran, seluruh anggota DPRD pergi kunker, sementara Banyak rakyat di Kabupaten Lamsel yang kesusahan untuk menyambung hidup,” kata Presidium Yayasan Bantuan Hukum (YLBH) Kabupaten Lamsel Husni ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/3).

BACA JUGA:  Menuju UHC 2019, Pemprov Lampung Dorong Penetapan Kartu Indonesia Sehat di SKPD

Menurutnya, anggota Dewan harusnya lebih fokus memikirkan nasib rakyat yang kesusahan, tetapi ini malah sebaliknya, mereka melupakan penderitaan rakyat yang telah menunjuk mereka duduk di kursi empuk.

Kemudian, kata Husni, kunker yang dilakukan DPRD bukan kali ini saja, tapi hampir tiap tahun, bahkan bisa 3 kali dalam satu tahun. Pertanyaanya, apa hasil dari kunker itu untuk masyarakat?

Sementara kita lihat di Kabupaten Lamsel ini, tidak sedikit masyarakat yang masih menderita, jalan-jalan masih banyak yang rusak, mengapa anggaran itu tidak untuk masyarakat yang membutuhkan, dari pada Kunker yang hanya menghabiskan dana tidak sedikit itu.

“Sebenarnya kalau memang anggota DPRD itu benar benar mau membangun Lamsel, tidak perlu ada kunker, toh perbaiki saja yang sudah ada, Apa yang dibutuhkan masyarakat itu yang diperhatikan. Toh hasil kunker juga belum tentu diterapkan di Lamsel”kata dia.
Husni, berharap agar masyarakat seperti LSM dan wartawan, seharusnya lebih kritis terhadap wakil mereka yang duduk di DPRD, karena mereka diperjalankan dengan uang rakyat.

BACA JUGA:  Polres Mesuji Akan Rutin Patroli Selama Ramadhan

Pernyataan dan kritikan yang sama juga disampaikan Koordinator LSM Gerakan Anti Korupsi wilayah Lamsel Amien Suminta. “Kita harus mempertanyakan kepergian anggota DPRD ke emapat provinsi yang cukup jauh tersebut, apa hasil yang didapat, jamgan pulang pulang diam saja seperti yang sudah sudah, sebab mereka pakai uang rakyat” kata amin.

Menurut Amin, kunker tidak harus jauh ke Papua. Apalagi kata Amin, semua anggota DPRD berangkat, lantas harus kemana masyarakat mau mengadu kalau Kantor dewan kosong.

BACA JUGA:  TMMD Kodim Bojonegoro, Letjen TNI Benny Susianto Berkunjung Di Desa Ngrancang

“Saya menilai wakil rakyat yang duduk di DPRD, lebih banyak memikirkan bagaimana untuk mendapatkan uang saku dari pada menjalankan fungsinya sebagai Wakil Rakyat. Sebab kalau mereka hanya Wakil, tentu ketuanya adalah rakyat seluruh Kabupaten Lamsel. Tapi ini mereka sudah menghambur-hamburkan uang rakyat,” tutur Amin.

Sementara itu, dari pantauan Lampung1.com, terlihat semua ruangan di Gedung DPRD Lamsel kosong, hanya ada bebarapa Staff DPRD yang duduk diruangan. Sementara, Sekertaris Dewan tidak mengangkat telepon saat dihubungi melalui telepon selular untuk konfirmasi terkait tujuan Kunker Dewan. (Pranata).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Kapolresta Barelang Jalin Silaturahmi Bersama Para Ketua Asosiasi Media dan Awak Media se-Kota Batam

Lampung1.com,Batam – Kapolresta Barelang Kombes Pol Nughoro Tri N, SH, SIK, MH Jalin silaturahmi bersama …

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *