Rabu , Oktober 20 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Barat / Ranperda KTR dan Pelayanan Publik Lambar Disetujui

Ranperda KTR dan Pelayanan Publik Lambar Disetujui

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Eksekutif dan Legislatif sepakat menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menjadi Peraturan Daerah (Perda), Rabu (15/3), di Ruang Sidang Marghasana.

Rapat Paripurna soal dua Ranperda inisiatif DPRD telah ditandatangani oleh Bupati Lambar Muklis Basri dan Ketua DPRD Edi Novial, Wakil Ketua I Sutikno, serta Wakil Ketua II Saiful Abadi. Laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD terhadap dua Ranperda yang disampaikan Sekretaris Panitia Khusus (Pansus), Rizani Bina Putra, mengatakan, berdasarkan pembahasan antara tim Pansus DPRD Lambar dengan Pemerintah Daerah (Pemda) menyangkut Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan pelayanan publik.

BACA JUGA:  Tambahan Materi Penyuluhan Non Fisik TMMD Reguler Banyumas Disiapkan

Menurutnya, sesuai dengan pasal 53 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012, tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau terhadap kesehatan mewajibkan Pemda menetapkan kawasan KTR di wilayah dengan Perda. Dan pasal 6 ayat (1) peraturan bersama Menteri Kesehatan Rebuplik Indonesia (RI) Nomor 188/MENKES/PB/I/2011 serta Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2011 tentang pedoman pelaksanaan KTR perlu menetapkan Perda KTR.

“KTR sangatlah patut untuk di Perda kan, sehingga ini akan mengurangi tingkat penyakit masyarakat terlebih khusus di Lambar,” ucapnya.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Bojonegoro Bongkar Rumah Yatemo Warga Jatimulyo

Kemudian Politisi PDI-Perjungan tersebut menjelaskan, selain KTR, Pelayanan publik juga yang telah disahkan merupakan wujud perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, terintegritas dan berkesinambungan.

Playanan publik juga meliputi, pelayanan barang, jasa publik dan pelayanan administrasi yang telah mengacu pada pasal 3 PP Nomor 96 Tahun 2012.

“ini merupakan wujud perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” terang dia.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Lambar Muklis Basri mengungkapkan, kebiasaan merokok sudah meluas hampir disemua kelompok masyarakat dan cendrung meningkat. Terutama dikalangan anak dan remaja sebagai gencarnya promosi rokok diberbagai media massa.

BACA JUGA:  Cegah Banjir, Camat Kalianda Ajak Warga Bersihkan Selokan

Hal tersebut memberi makna bahwa masalah rokok telah menjadi bagian yang serius, mengingat rokok beresiko menimbulkan berbagai penyakit atau gangguan kesehatan yang dapat terjadi baik perokok itu sendiri maupun orang lain disekitar yang tidak merokok (Perokok pasif .Red).

“Oleh karean itu telah dilakukan langkah-langkah pengamanan rokok bagi kesehatan diantaranya melalui penetapan Ranperda yang semula hanya bersifat himbauan dan saat ini telah ada sangsi bagi pelanggar,”imbuhnya. (Agus Salim)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Miris !!! Oknum PNS Dinas PP&PA Kab Tubaba Abaikan Pelindung Hak Anak

Lampung 1.com,Tubaba – Melanjutkan pemberitaan sebelumnya terkait dengan oknum PNS Dinas PP & PA Tubaba …

4 comments

  1. aduh enak pake beli rokok itu kata ulama halal

  2. aduh enak pake beli rokok itu kata ulama halal

  3. ya lah duitnya enakan dibuat untuk beli Resik V BIar harum

  4. tapi Dprd lambar nya masih banyak yang merokok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *