Senin , Januari 17 2022
Home / Ruwa Jurai / Mesuji / Ratusan Rumah di Mesuji Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Mesuji Terendam Banjir

LAMPUNG1.COM, Mesuji – Banjir dengan ketinggian 1 meter hingga 2 meter melanda ratusan rumah warga diwilayah Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji, setelah hujan deras mengguyur sepekan ini.

Dedi warga Labuhan Permai menuturkan, hujan deras dalam beberapa hari terakhir memicu sungai-sungai meluap dan menyebabkan banjir.

“Maklum rumah warga di Kecamatan Way Serdang ini berdiri di areal rawa yang rentan terendam banjir,” ungkap Dedi.

“Seperti rumah saya yang berada di Desa Labuhan Permai juga ikut terendam banjir, akibatnya kami kesulitan untuk melaksanakan perekonomian didesa lumpuh total,” tambahnya.

BACA JUGA:  Tetap Semangat Meski Langsir Material Secara Manual

Tak hanya rumah warga, banjir juga merendam fasilitas umum seperti Balai Desa, sekolah, dan Puskesmas, serta rumah ibadah dan jembatan penyeberangan. Akibatnya, akses ekonomi warga putus total.

“Kami kesulitan, karena semua akses jalan terputus total, dan banjir ini adalah terbesar yang pernah terjadi dari tahun sebelumnya. Banjir juga memutuskan jalan di tiga kampung yaitu Sritanjung, Tanjung Harapan, dan Kagungan Dalam yang mengakibatkan akset ekonomi lumpuh total,” ujar Dedi.

BACA JUGA:  Digelar TMMD, Sejumlah Warga Desa Petahunan Miliki Kantor Baru

Secara terpisah, Dedi yang juga merupakan salah satu pejabat pada Dinas Sosial Kabupaten Mesuji ini mengakui hingga kini bantuan dari pemerintah dan sumbangan pihak ketiga belum disalurkan untuk para korban banjir itu

Namun, menurutnya, hari ini para pegawai dan relawan sedang memilah-milah bantuan untuk kemudian dibungkus dalam paket dan segera disalurkan.

“Kalau malam ini selesai, besok mulai didistribusikan. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, mi instan, dan beras,” tuturnya.

Dia menegaskan bantuan akan diprioritaskan untuk daerah yang paling parah terkena banjir, serta warga korban banjir yang tidak mampu. Menurut dia, hal itu dilakukan karena terbatasnya jumlah bantuan, sehingga yang paling parah akan didahulukan diberi bantuan.

BACA JUGA:  Polri dan TNI Kembali Distribusikan Ratusan Paket Sembako Di Lampung Timur

Selain itu, Dedi mengaku jika anggaran bantuan bencana di instansinya sangat terbatas dan minim sekali, sehingga untuk membantu korban banjir yang rumahnya rusak berat harus meminta suntikan dana dari Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Pusat.

“Dana yang kami gunakan dari anggaran tak terduga,” pungkasnya. (Tinus)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Kembali Kejayaan, BMI Pesawaran Lahirkan Bintang Volly Ball Putra

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Dewan Pimpinan Cabang Banteng Muda Indonesia (DPC BMI) Kabupaten Pesawaran kembali melahirkan bintang atlit …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *