Kamis , Januari 13 2022
Home / hukum / Saksi Ahli Sidang Warga vs PT HIM: Warga Tetap Pemilik Sah Tanah Hibah.

Saksi Ahli Sidang Warga vs PT HIM: Warga Tetap Pemilik Sah Tanah Hibah.

LAMPUNG1.COM, Sidang lanjutan perkara pidana Nomor 33/Pid.B/2017/PN.MGL dan Nomor 34/Pid.B/2017/PN.MGL dengan terdakwa Sopriyanto dan Badri kembali digelar Pengadilan Negeri Menggala (27/0/2017) dengan agenda mendengarkan saksi ahli yang dihadirkan oleh Kuasa Hukum Terdakwa.

Saksi Ahli dari Universitas Lampung, Defri Liber Sonata SH MH, menyatakan bahwa putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap, tidak akan berubah meski belum dilaksanakan eksekusi terkait putusan tersebut.

“Eksekusi adalah upaya paksa yang dilakukan pengadilan terhadap tereksekusi yang tidak mau melaksanakan putusan pengadilan secara sukarela. Jadi, tak ada kaitan dengan kepemilikan, kalau memang dalam amar putusan sudah memutuskan tentang siapa pemilik suatu benda/objek yang disengketakan”, papar Defri yang juga merupakan dosen tetap Universitas Lampung tersebut, menjawab pertanyaan tim penasehat hukum terdakwa.

BACA JUGA:  Akibat Erupsi Gunung Dukono Wings Air Batalkan Penerbangan

Para terdakwa adalah pihak pemenang (penggugat) yang dinyatakan sebagai pemilik sah sebidang tanah berikut tanam tumbuh di atasnya seluas 150 hektar berdasarkan putusan Kasasi Nomor 3054 K/PDT/2010 jo Putusan Nomor 276 PK/PDT/2012.

Saat ini para terdakwa tersebut didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Menggala dengan dakwaan primair pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP dan subsidair pasal 362 KUH Pidana tentang pencurian. Meski mereka menyadap getah karet di lokasi tanah yang bukan lagi milik PT Huma Indah Mekar (HIM), namun Jaksa menganggap bahwa tanah trsebut masih milik PT HIM, karena objek tanah tersebut belum dieksekusi.

BACA JUGA:  Temuan BPK RI : Permendagri Versus Perbup

“Meski belum dieksekusi, hak kepemilikan tanah berikut tanam tumbuh yang ada di atasnya tersebut sudah sah dan pasti menjadi milik warga penggugat, sesuai amar putusan Kasasi dan PK”, imbuh Defry.

Sementara itu, menjawab pertanyaan Hakim terkait adanya gugatan wanprestasi yang diajukan PT HIM, saksi Ahli lulusan Universitas Indonesia tersebut menyatakan bahwa tak mungkin secara logika hukum ada putusan yang bertolak belakang dengan putusan yang sudah inkraht sebelumnya, apalagi menyangkut dengan objek dan para pihak yang sama. ” Mustahil seperti itu. Kalaupun ada, itu akan jadi preseden baru dalam sistem hukum kita. Tapi tidak mungkinlah”, tuturnya.

BACA JUGA:  Mencari Pakan Ternak Dengan Protokol Kesehatan

Sidang selanjutnya akan digelar pada (3/4/2017) dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa. (AS).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

PWI Lampung Bentuk Tim Sepak Bola Wartawan, Ini Jadwal Latihannya !

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandar Lampung menyajikan jam operasional …

One comment

  1. PN Menggala nyata-nyata menjadi alat PT. HIM ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *