Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Warga Desa Tarahan Kecamatan Katibung Lamsel Tolak Pembangunan Tambak.

Warga Desa Tarahan Kecamatan Katibung Lamsel Tolak Pembangunan Tambak.

LAMPUNG1.COM, Lamsel – Pembangunan tambak yang terletak di Dusun Sebalang Desa Tarahan Kecamatan Katibung Lamsel menuai polemik.

Warga yang tinggal di daerah itu menolak dibangunnya tambak di Desa mereka, Sementara pihak petambak sudah mengurus persyaratan perizinan di Pemkab Lamsel.

Untuk mendamaikan pihak pengusaha tambak dan warga sekitar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setkab Lamsel akan memanggil kedua belah pihak yakni antara pemilik tambak dengan warga yang menolak keberadaan tambak.

Pihak pemilik tambbak sendiri sajuh ini telah mengurus rekomendasi Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) dan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan surat rekomendasi (Permohonan) usaha tambak ke Dinas Perikanan setempat.

“Kita akan panggil kedua belah pihak yaitu pemilik tambak dan warga yang melakukan penolakan keberadaan tambak di Dusun Sebalang, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung. Jika, pemilik tambak sudah mengajukan permohonan ke DLH dan Dinas Perikanan Lampung Selatan. Untuk saat ini persoalan masih ditingkat Desa. Sebab, pemilik tambak pun masih melakukan permohonan dari lingkungan sekitar,” ujar Asisten Bidang Ekobang Setkab Lamsel Mulyadi Saleh, Rabu (8/3).

BACA JUGA:  Kantor pelayanan Satu Atap Bandar Lampung Bersolek Menyambut Hari Kemerdekaan RI

Kendati persoalan masih berada ditingkat desa, kata Mulyadi Saleh, pihaknya tetap menindaklanjuti adanya masalah penolakan warga Dusun Tanjung Selaki, Desa Tarahan terhadap keberadaan usaha tambak rakyat yang hingga kini belum beroperasi.

“Oleh karena itu, kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Satuan Kerja dan Perangkat Daerah (SKPD) terkait dilingkup Pemkab Lamsel,”katanya, ketika ditemui di ruang kerjanya.

Disinggung mengenai kapan akan dilakukan cek kelokasi tambak, Mulyadi Saleh, belum dapat berkomentar banyak. Pasalnya, Kepala Dinas Perikanan Lampung Selatan belum dapat dihubunginya.

“Saya ngak tahu, kapan bisa dilaksanakan pengecekan lokasi tambak di Dusun Sebalang, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung itu. Sebab, sampai saat ini Kadis Perikanan Lamsel Dwi Jatmiko, belum bisa dihubungi,”tegasnya.

Sebelumnya Asisten Bidang Ekobang Setkab Lampung Selatan Mulyadi Saleh, pernah menyatakan, pihaknya akan mengecek lokasi tambak di Dusun Sebalang, Desa Tarahan pada Senin (6/3). Namun, pengecekan lokasi tambak sempat tertunda. Pasalnya, Asisten Bidang Ekobang Lamsel Mulyadi Seleh, mendamping Bupati setempat ke Jakarta menghadiri sosialisasi 4 pilar Kebangsaan di gedung MPR RI .

BACA JUGA:  Di Way Kanan Cabuli Istri Tetangga, Masuk Bui

Menurut Mulyadi Saleh, tambak rakyat tersebut milik 4 warga Dusun Sebalang dan kini belum beroperasi. Kendati demikian, pada saat akan dimintai izin lingkungan lokasi tambak tersebut mendapat penolakan warga desa setempat. Namun, warga yang menolak jauh dari lokasi tambak.

Penolakan yang dilakukan warga Desa Tarahan, jelas Mulyadi Saleh, ada indikasi menutupi akses lalu lintas batu bara. Lalu, indikasi pencemaran dan pengerusakan lingkungan sekitar.

“Indikasi yang disampaikan ke Pemkab Lampung Selatan mengenai penolakan warga Desa Tarahan diduga ada kepentingan lain oleh warga yang melakukan penolakan. Tapi, nanti akan kami cek lebih dahulu kelokasi apakah benar lokasi tambak mencemari dan merusak lingkungan sekitar. Setelah, dicek baru ketahuan kebenaranya. Oleh karena itu, kami dari jajaran Pemkab Lamsel akan mengeceknya nanti,” jelas dia, Rabu (1/3), ketika dihubungi via ponselnya usai melakukan rapat permasalahan penolakan tambak oleh warga Desa Tarahan, di ruang kerjanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Lampung Selatan Dwi Jatmiko, mengaku permasalah penolakan warga Dusun Tanjung Selaki, Desa Tarahan terhadap tambak di Dusun Sebalang sudah dirapatkan. Bahkan, dari pengakuan Camat Katibung dan Kepala Desa Tarahan, lokasi tambak jauh dari tempat warga yang melakukan penolakan.

BACA JUGA:  5 Tersangka Pencabulan Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap

“Intinya, kami hanya menunggu saja. Jika, pemilik tambak mengajukan rekomendasi dari Dinas Perikanan Lampung Selatan tentunya, lebih dahulu akan dilihat apakah izin lingkungan sudah lengkap dan rekomendasi UPL/UKL dari Dinas Lingkungan Hidup sudah ada serta lengkap. Jika, belum terpenuhi semua, maka kami dari Dinas Perikanan Lamsel tidak akan memberikan rekomendasi. Tapi, kalau lengkap kami akan berikan rekomendasinya,”ujar Dwi, kemarin.

Dilain pihak, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan Thamrin, ketika dikonfirmasi mengenai permasalahan penolakan warga terhadap tambak di Dusun Sebalang, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, mengaku belum tahu dan belum mendapatkan laporan baik dari Kepala Bidang maupun dari stafnya.

“Tadi, saya ngak ikut rapatnya mas, jadi belum tahu apa persoalananya. Apalagi, saya belum mendapatkan laporan dari Kepala Bidang (Kabid) dan staf di Dinas Lingkungan Hidup Lamsel,”katanya, melalui sambungan telponnya. (Pranata)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Warga Teluk Pandan Kembali Serbu Vaksin Sinovac Dinkes, Camat Apresiasi

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Ratusan warga Kecamatan Teluk Pandan di Kabupaten Pesawaran kembali serbu vaksinasi massal tahap satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *