Selasa , Januari 5 2021
Home / pembangunan / Baru 6 Bulan Dibangun, Embung di Pekon Pasir Ukir Sudah Rusak

Baru 6 Bulan Dibangun, Embung di Pekon Pasir Ukir Sudah Rusak

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Proyek Pembangunan Embung yang baru saja lebih kurang 6 bulan selesai di kerjakan oleh rekanan yang terletak di Pekon Pasir Ukir Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, hingga saat ini tak bisa di fungsikan pasalnya tak bisa di aliri air semestinya di karenakan bangunan tersebut mengalami kerusakan retak dan pecah pecah.

Pada dasarnya pembangunan embung tersebut adalah merupakan proyek milik Pemerintah Provinsi Lampung di bawah naungan Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung yang anggarannya mencapai nilai Rp 400 juta lebih, yang di gadang-gadang untuk di gunakan sebagai resapan air dikala musim kemarau dan akan dialirkan ke ± 15 hektar lahan sawah warga yang berada di sekitar embung tersebut, tentunya untuk meningkatkan pertanian.

Tapi sangat disayangkan, pembangunan yang dikerjakan oleh rekanan tersebut terkesan seperti sulap dan asal jadi, terbukti baru ± 6 bulan saja pada bagian dinding , lantai retak retak dan tidak bisa di aliri air dengan kata lain tak bisa di fungsikan.

Itu terjadi karena meterial yang di gunakan tidak sesuai dengan yang di harapkan di duga terlalu banyak bermain, bila demikian apa kabarnya dengan Dinas Pengairan Dan Dinas Pemukiman Lampung?

Pada saat di temui oleh tim Lampung1.com Bowo Staf dari Dinas PU selaku pengawas mengatakan, bangunan tersebut rusak diduga lantaran adanya faktor alam pergeseran tanah.

“Karena sewaktu PHO itu dalam keadaan baik, tapi setelah dengan adanya kerusakan ini sudah saya sampaikan ke Provinsi dan akan di tindak lanjuti, ini juga masih dalam posisi perawatan,” jelasnya.

Sementara itu, Darwis selaku Kepala Pekon Pasir Ukir saat di temui di kediamannya mengatakan, dirinya yakin bahwa embung tersebut bermasalah atau rusak karena rekanan yang mengerjakan terkesan asal dan tidak transparan.

“Dari pasir saja itu memakai pasir yang kurang bagus dan plang nama pun tidak ada terpasang. Saya berharap, Dinas terkait bila pun embung itu akan di perbaiki cobalah di buat sebaik-baik nya dengan SOP yang berlaku karena fungsi dari embung itu untuk pengairan lahan persawahan warga,” tutupnya. (Eri/Adi)

About admin

Check Also

Istri Jadi TKW, Suami & Anak Nekat Minum Racun Tikus

LAMPUNG1.COM, Seorang pria bersama 2 anaknya, di wilayah Kabupaten Lampung Timur, berusaha mengahiri hidupnya, dengan …

One comment

  1. Setiap proyek Pemerintah selalu tidak optimal?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *