Rabu , Januari 6 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Barat / Warga Pekon Mutaralam Desak Pemkab Segera Tangani Longsor

Warga Pekon Mutaralam Desak Pemkab Segera Tangani Longsor

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Masyarakat Pekon Mutaralam, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar kembali meminta Pemkab Lambar untuk melakukan upaya penanganan longsor yang terjadi dilingkungan SD Negeri setempat, lantaran hingga saat ini belum ada tindakan meskipun telah beberapa kali ditinjau.

Peratin Mutaralam Sutro Hamid, kepada Lampung1.com menyebutkan, longsor yang jaraknya sekitar satu meter dari gedung sekolah tersebut menjadi kekhawatiran apalagi situasi cuaca yang berpotensi menyebabkan longsor susulan.
“Kami meminta peninjauan yang dilakukan sebelumnya jangan hanya jadi instrumen saja, melainkan untuk diberikan tindakan penangulangan. Apalagi longsoran itu mengancam fasilitas negara yang aktif digunaka,” pintanya.

Terpisah, saat ditemui dikantornya, Kepala SDN setempat Muryati menegaskan saat ini satu Ruang Kelas Belajar (RKB) yang berada persis dibibir longsor sudah tidak ditempati lagi karena kekhawatiran terjadinya longsor. Agar tidak menggangu aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa menggunakan ruang perpustakaan.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan untuk penanganan longsor tersebut, namun disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lambar kontek pengajuan proposal itu dilakukan oleh pihak pekon,” kata dia.

Akan tetapi meski demikian pihaknya menyebutkan, keluarga besar sekolah itu mengharapkan adanya tindakan perbaikan demi kenyamanan anak-anak dalam belajar. Khususnya siswa yang menempati satu unit gedung yang berada dibibir longsoran tersebut.
“Longsoran itu terus bertambah walau skalanya kecil dan sekarang sudah merembet kebagian belakang gedung,” ujarnya.

Sementara terpisah, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Abjad Iskandar Hasan, juga menekankan agar apa yang diharapkan itu diindahkan pemerintah. Pertama jika terus saja dibiarkan maka lambat laun fasilitas milik pemerintah yakni gedung RKB akan diseret.

Dan jika sampai terjadi bukan saja menggang aktifitas KBM melainkan lebih merugikan.
“Dari pengamatan kami luas longsor sekarang mencapai 20-an meter dengan ketinggian diatas 15 Meter. Dan jika dibiarkan longsor pasti akan terus bertambah karena titik itu menjadi buangan air hujan dari lingkungan sekolahan tersebut,” tandasnya. (Agus Salim)

About admin

Check Also

Bupati Agus Istiqlal Pimpin Rakoor Bulanan Pemkab Pesibar Tahun 2021

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat –¬†Bupati pesisir barat DR. Drs. Agus Istiqlal, SH., MH hadiri rapat koordinasi …

5 comments

  1. Masyarakat MUTAR ALAM pasti BISA menanganinya ?

  2. PAK SUETRO ADD 2016 MUTAR ALAM ADA INDIKASI MENYIMPANG ????

  3. paksuetro ayo bangun geh

  4. weh pak suetroo

  5. BPBD lambar ayoo bergerak bantu sd itu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *