Kamis , Januari 7 2021
Home / Peristiwa / Diduga Depresi Akibat Wasir, Warga Pekon Sukaraja Tanggamus Bunuh Diri

Diduga Depresi Akibat Wasir, Warga Pekon Sukaraja Tanggamus Bunuh Diri

LAMPUNG1.COM, Tanggamus –  Kepolisian Sektor Talang Padang melakukan pengecekan korban bunuh diri Randi Wahyudi (30) warga Pekon Sukaraja, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Selasa (02/5)

AKP Yoffi Kurniawan, SH., selaku Kapolsek Talang Padang mewakili  AKBP Alfis Suhaili, S.Ik., M.Si Kapolres Tanggamus menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh ibu kandungnya bernama Muryanun, Selasa (02/5) jam ±16.30 Wib yang waktu  itu hendak membersihkan kamar korban.
Betapa terkejutnya tatkala melihat jasad sang anak yang masih berstatus bujang tersebut sudah tak bernyawa dengan jasad tergantung menggunakan tali tambang berwarna hijau yang diikatkan dibalok kamar dengan panjang 3 meter.

Sontak, ibu korban berteriak meminta tolong dan didengar para tetangga yang kemudian berkerumun kerumah korban untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Setelah itu, jenazah korban langsung diturunkan dari jeratan tali yang mengikat kencang dileher oleh Arizudin, Wahit, Astari Taib yang merupakan ayah korban dan Johari.

“Dari kondisi korban, murni gantung diri. Karena kondisi jenazah dengan mulut terbuka serta mengeluarkan air liur, mata melotot dan lidah menjulur keluar. Saat terima informasi, kita langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP)”. Jelas AKP Yoffi Kurniawan, Rabu (03/5).

Saat kelokasi TKP didampingi pula oleh tenaga medis yang dibawa dari Puskesmas Talang Padang. Disimpulkan korban murni bunuh diri, lantaran mengalami depresi atas penyakit sakit wasir yang diderita selama bertahun-tahun. Hal itu juga diperkuat dengan ditemukannya surat berobat yang tergeletak di kamar korban.

“Ya dugaan sementara ini korban nekad mengakhiri hidupnya lantaran depresi dengan penyakit wasir yang sudah menahun diderita oleh korban. Itu juga berdasarkan adanya catatan kesehatan yang ada di kamar korban dan ditemukan oleh anggota saat  melakulan oleh TKP, “jelasnya.

Di lokasi tempat kejadian perkara, diamankan sejumlah barang bukti berupa, seutas tali tambang warna hijau panjang 3 meter, juga di dalam lemari terdapat  tali tambang warna hijau panjang 5 meter, sofa warna merah, kartu berobat atas nama korban, baju Kaos warna hitam yg dipakai korban dan celana levis warna biru.

“Jenazah saat ini sudah dikebumikan oleh pihak keluarga. Dan keluarga sudah ikhlas dengan adanya cobaan ini, karena namanya sudah musibah tidak bisa dihalau.” tutupnya. (Eri/Adi)

About admin

Check Also

Tanggamus Zona Merah Ini Sikap Bupati Hj.Dewi Handajani

LAMPUNG1.COM,Tanggamus – Menyikapi terus bertambahnya kasus Covid 19 di Kabupaten Tanggamus serta dengan ditetapkannya Kabupaten …

4 comments

  1. Kuatkan iman….

  2. Akibat pahitnya kehidupan

  3. Akibat menanggung sakit

  4. Harus sabar dan tawkkal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *