Kamis , Desember 31 2020
Home / kriminal / Mencuri Di Toko, Ibu Rumah Tangga, Di Gelandang Ke Polsek Sukadana.

Mencuri Di Toko, Ibu Rumah Tangga, Di Gelandang Ke Polsek Sukadana.

LAMPUNG1.COM, Seorang ibu rumah terpaksa di gelandang ke Kantor Polisi, karena diduga melakukan tindak pidana pencurian atau “Mengutil”, di sebuah toko, di wilayah hukum Polsek Sukadana, Lampung Timur, pada Selasa (30/5).

Kapolsek Sukadana, Kompol TB Benny Sandra, SH, menjelaskan bahwa, Inisial nama ibu rumah tangga, yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut, adalah EY (42) warga Desa Pakuan Aji, sementara korbannya adalah Agus Widodo (39) warga Desa Putra Aji, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun petugas kepolisian, di pimpin Panit 1 Reskrim Polsek Sukadana, Ipda Saipullah SH, aksi pencurian atau “mengutil” ini, diawali tersangka, dengan cara datang dan berpura-pura berbelanja di toko korban, namun saat penjaga toko sedang sibuk melayani pembeli lain, tersangka secara diam-diam, mengambil 6 pres rokok, dan uang tunai jutaan rupiah, kemudian tersangka segera pergi menggunakan sepeda motor.

Penjaga toko yang curiga, segera memberitahukan kejadian tersebut kepada korban, yang langsung melakukan upaya pengejaran, dan di jalan raya Desa Surya Mataram, Kecamatan Marga Tiga, Tersangka berhasil di amankan dan langsung diserahkan ke pada pihak kepolisian.

“Sebagai barang bukti, petugas kepolisian juga mengamankan 6 pres berbagai merk rokok, uang tunai 2 juta rupiah, dan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Vega B 6156 EVV, yang diduga terkait dengan tindak pidana yang diduga dilakukan tersangka”, ujar Kapolsek Sukadana. (Eko Arif)

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Kepala Badan Litbang Kemendagri Berikan Penghargaan kepada Pegawai Teladan, Produktif dan Berprestasi

LAMPUNG1.COM,JAKARTA – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Badan Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, …

3 comments

  1. Hukum aja pak polisi

  2. Kasian yaaa, tapi, hukum harus tetap dijalankan,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *