Senin , Agustus 2 2021
Home / Hukum Kriminal / Dua Tersangka Pungli Dana Desa APDESI Kecamatan Pugung Ditahan

Dua Tersangka Pungli Dana Desa APDESI Kecamatan Pugung Ditahan

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Dua Tersangka terkait pungli Dana Desa  (DD) di Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, IW (49) dan MS (47) setelah lakukan  penyidikan, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipokor) Sat Reskrim Polres Tanggamus akhirnya menahan kedua tersangka pada, Selasa(29/8) sore.

Sebelum penahanan Unit Tipikor sudah memeriksa keduanya dengan status tersangka. Sedangkan penetapan tersangka sudah diputuskan pada Jumat (25/8/17) lalu. Dalam proses penahanan ini, polisi sudah melakukan cek kesehatan kepada kedua tersangka sebagai standar prosedur, dan keduanya dinyatakan sehat. Sehingga diputuskan untuk ditahan di Rutan Polres Tanggamus.

BACA JUGA:  Karena TMMD, Fandy Ingin Angkat Derajat Keluarga

Sementara itu Kasubag Humas Iptu Yulmartin, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si mengatakan, keputusan penahanan berdasarkan hasil gelar perkara, lalu alasan subjektif dan objektif. Untuk subjektif berdasarkan aturan UU tentang korupsi. “Untuk objektifnya dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti. Intinya penahanan ini untuk mempermudah, mempercepat proses penyidikan,” terang AKP Yulmartin.

Polisi menetapkan kedua tersangka setelah pemeriksaan lanjutan terhadap SF, oknum bendahara Apdesi Pugung. Tindakan pungli itu atas kesepakatan mereka, maka cukup kuat bagi polisi untuk menetapkan mereka sebagai tersangka. “Dalam kasus ini kami masih mengembangkan kasusnya, sebab bisa jadi ada tersangka lain. Dan rencananya kami juga masih akan panggil saksi lain,” terang Yulmartin.

BACA JUGA:  Batu Split Terus di Gelontor ke Lokasi TMMD Pantirejo

Kasus ini diawali saat Tim Saber Pungli Polres Tanggamus yang dipimpin Wakapolres Kompol Budhy Setyadi, S.Ik. MM, berhasil menangkap SF dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (18/8) lalu. Kemudian menetapkan SF sebagai tersangka.

Dalam perkara ini tiap pekon diminta menyerahkan dana Rp 7,5 juta. Polisi berhasil menyita barang bukti uang tunai yang telah terkumpul Rp 62,5 juta. Apabila terkumpul semua sesuai jumlah pekon yakni 27 pekon, maka akan terkumpul sebesar Rp 202,5 juta.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Ke-107 Kodim Kudus Beri Kepuasan Mbah Sulkan

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 12 huruf e Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 tentang Undang-Undang Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHPidana dengan ancaman inimal 4 Tahun Maksimal 20 Tahun atau Denda minimal Rp. 200.000.000,- dan Maksimal Rp. 1.000.000.000,-. Tutupnya.(Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bea Cukai Batam Berhasil Menangkap Seorang Pria Yang Mencoba Menyelundupkan Narkoba

lampung1.com- bea Cukai Batam bersama Avsec Bandara Hang Nadim berhasil menangkap seorang Pria inisial RM …

6 comments

  1. dasar pungli ,tangkap aja

  2. Duit negara itu harus digunakan untuk kepentingan bersama bukan gtu

  3. Beri hukuman yang setimpal

  4. Dihukum dengan setimpal

  5. Nah nah nah….jangan bermain main dengan duit negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *