Sabtu , Januari 2 2021
Home / Ruwa Jurai / Putusan MA Setara dengan “Putusan Tuhan”

Putusan MA Setara dengan “Putusan Tuhan”

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Negara Indonesia mengaku Negara Hukum. Namun tidak demikian apa yang dilakukan oleh para Hakim dan Ketua PN (Pengadilan Negeri) Menggala.

PN Menggala yang didemo puluhan kali oleh masyarakat Tiyuh (Kampung) Penumangan Kecamatan TBT Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tuba Barat) karena tidak pernah mengeksekusi Putusan Hakim dalam Perkara Perdata.

Ratusan warga Penumangan yang didampingi oleh Tim 13 Chandra Hartono dan Pengacara Adel Setiawan melakukan demo didepan PN Menggala dibilangan Kantor Setda Tuba pada Jum’at pagi (11/8).

Dalam puluhan poster yang dibawa oleh ratusan pendemo warga tertulis Perkara Wanprestasi yang dijadikan alasan Ketua PN Menggala yang tidak mengeksekusi tidak ada kaitan dengan objeck Tanah Hibah 150 Ha.

Menariknya ada Poster warga Pendemo yang ditulis : Putusan Hakim Setara Dengan Putusan Tuhan.

Selain itu ada Poster yang menyatakan Ketua PN Menggala Nur Ikhwan Ikhlas merupakan Skandal Mafia Peradilan. Pecat !!!, Ketua PN Antek Pengusaha Kapitalis.

Jika Ketua PN Menggala tidak mau laksanakan eksekusi, maka kami akan duduki lahan 150 Ha. selamanya. Tanah milik Nenek moyang kami bukan milik Kapitalis PT. HIM !!!.

Hakim haram menunda Eksekusi Psl. 9 (5) PMA nomor : 02/PB/MA/IX/2012 merupakan Pelanggaran berat (Psl.18 ayat (3) huruf 9).
Untuk diketahui, Putusan Hakim PN Menggala nomor : 04/Pdt.G/2007/PN.MGL, Putusan Pengadilan Tinggi Tanjung Karang no. 07/PDT/2009/PT.TK dan Putusan MA RI. nomor : 02/PB/MA/IX/2012 adalah Putusan hakim yang tidak dieksekusi oleh Nur Ikhwan Ikhlas yang tidak mengeksekusi 3 Putusan Hakim tersebut.

Tindakan penundaan eksekusi yang dilakukan oleh Nur Ikhwan Ikhlas merupakan Pelanggaran Kode Etik karena alasan Penundaan Eksekusi PN Menggala tidak mempnyai landasan hukum.

Parahnya Penundaan Eksekusi sudah lebih dari sepuluh tahun dan sering melakukan Kriminalisasi terhadap masyarakat yang mengelola Lahan yang sudah sah melalui Putusan Mahkamah Agung yang sudah inkrah pada tahun 2012.

PT. Huma Indah Mekar sebagai Pihak yang kalah dalam Perkara Perdata diduga keras memperalat para Oknum Penegak Hukum yang korup melakukan intimidasi, teror kepada masharakat Kampung Penumangan.

Melalui demo hari Jum’at hari ini, masyarakat menggugat perkara a-quo sebagai Pemilik sah tanah hibah seluas 150 Ha. di Tiyuh Penumangan; dan mendesak Ketua PN Menggala Nur Ikhwan Ikhlas untuk melaksanakan kewajibannya untuk mengeksekusi tanah milik warga Penumangan tsb. (Yahya Affyt).

About admin

Check Also

Tokoh Agama Dukung Pembubaran Organisasi Yang Berpotensi Memecah Belah NKRI

LAMPUNG1.COM, Tokoh Agama di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur mendukung Pemerintah membubarkan Ormas yang memecah-belah …

2 comments

  1. tegakkan keadilan dengan seadil adil nya

  2. Tegakkan keadilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *