Minggu , Juli 17 2022
Home / Peristiwa / Pelaku Pembalakan Liar di Way Kanan Ditangkap Anggota Kepolisian

Pelaku Pembalakan Liar di Way Kanan Ditangkap Anggota Kepolisian

LAMPUNG1.COM, Way Kanan— Pelaku pembalakan liar (illegal logging) di areal PT. Paramitra Mulya Langgeng (PML) Register 46, Pakuan Ratu, di tangkap Anggota kepolisian dari Satreskrim Polres Way Kanan, Selasa (09/01/2018).

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kanitidik 2 Satreskrim Ipda Anang Mustaqim S., S.T.K menjelaskan pada tanggal tanggal 08 Januari 2018 sekira 18.30 wib berdasarkan informasi masyarakat, Unit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Satreskrim Polres Way Kanan berhasil mengamankan pelaku inisial HY (35) dikediamannya Ds. Batu Raja Kec. Sungkai Utara Kab. Lampung Utara, diduga illegal logging di areal PT. PML petak 67 kawasan register 46 Kec. Pakuan Ratu Kab. Way Kanan.

BACA JUGA:  Bangga Ikut Andil di Jalan TMMD

“Tanpa melakukan perlawanan, selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Tim Unit Tipiter Satreskrim,” Ungkap Ipda Anang

Modus Pelaku, melakukan pengerusakan terhadap tanaman akasia sekitar 2000 batang dan melakukan penggarapan lahan diareal Register 46 Kec. Pakuan Ratu Kab. Way Kanan untuk ditanami singkong pada tanggal 13 Juli 2016, sayangnya kegiatan diketahui saksi dari satpam PT. PML dan pelaku berhasil melarikan diri .

BACA JUGA:  DPRD Lampura Gelar Paripurna Raperda Usulan DPRD

Dihari yang sama, korban Juanda (55) warga Ds. Negara Ratu Kec. Sungkai Utara Kab. Lampung Utara, selaku koordinator PT PML Reg 46 lansung melaporkan kejadian yang terjadi, semenjak itu selama dua tahun lebih pelaku HY bersembunyi karena telah menjadi DPO Polres Way Kanan.

Pelaku illegal logging di PT PML Register 46 Pakuan Ratu, telah menebang pohon tanpa izin pejabat bewenang atau secara tidak sah seperti dimaksud dalam pasal 82 ayat 1 huruf c dan atau pasal 92 ayat 1 UU R.I Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. ” akan dikenakan ancaman hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara dan paling singkat 1 tahun,” ungkapnya. (Aszhari)

Baca Artikel Menarik di LV

About redaksi1 redaksi1

Check Also

Bersama Kejari, Pemkab Lamsel Gelar Pesta Rakyat

LAMPUNG1.COM, Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.