Rabu , September 26 2018
Home / Ruwa Jurai / Lampung Barat / Kesalahpahaman Aparat Pekon dan Pengasuh TPA di Tembelang Terselesaikan

Kesalahpahaman Aparat Pekon dan Pengasuh TPA di Tembelang Terselesaikan

LAMPUNG1.COM, Bandar Negeri Suoh – Tabayun Pemerintah Pekon Tembelang dan Jajarannya dengan Pengasuh Taman Pengajian Anak (TPA) yang sengaja sowan dan jalin silaturahmi di kediaman Ustad Samsul Ma’arif, dimana sebelumnya sempat terjadi kesalahpahaman dan terjadi reaksi memanas, kini situasinya sudah mendingin dan telah muncul kesepahaman yang dimusyawarahkan pada Selasa (13/03).

Terkait Munculnya pemberitaan Lampung1.com yang dipublikasi oleh masyarakatnya, Maman peratin pekon Tembelang beserta Kaur Pemerintah tidaklah marah, bahkan berbesar hati mengunjungi kediaman ustad Samsul Ma’arif untuk jalin silaturahmi serta meluruskan kesalahpahaman yang terjadi, tentang penggunaan Gedung TPA.

Saat ilaturahmi berlangsung, kedua belah pihak saling meminta ma’af dan mema’afkan, tak lupa juga selaku Peratin menyampaikan bahwa secara pribadi bahkan sebagai aparat tertinggi pekon Tembelang akan selalau memprioritaskan bidang pendidikan dan keagamaan karna menurut beliau pendidikan keagamaan adalah kunci masa depan bangsa terutama di pekon yang ia pimpin.

Peratin setempat meluruskan kesalah pahaman agar tidak terjadi efek negatif yang akan menimbulkan perpecahan, terlebih ini soal pembelajaran keagamaan, pihaknya tidak ingin keharmonisan bermasyaraka terpecah-belah akibat adanya kebuntuan informasi, yang dapat berakibat fatal bila ini tidak segera di selesaikan.

“Betul ini semua salah paham jadi kalau tidak saya luruskan takutnya nanti akan berujung dampak negative,” ungkapnya.

Sementara Ustd Samsul Ma’arif (32) selaku ustad pendidik di TPA pekon Tembelang juga melakukan hal yang sama, beliau dengan nada dan tutur kata kesantriannya juga meminta ma’af kepada semua perangkat pekon kalau sudah terjadi kebuntuan komunikasi dan beliau berharap agar kedepannya tidak terulang kembali hal serupa demi kelancaran dan kenyamanan bersama.

“Sebelumnya saya juga minta ma’af kalau ada kiranya kata atau sapa saya yang bisa menimbulkan ketersinggungan aparat pekon, saya juga berharap agar tali silaturahim ditingkatkan lagi dengan tata cara ahlul sunah waljamaah, semoga Allah Ala Wajalla meridhoi serta memberi kesehatan baik lahir serta johir, semoga Allah SWT selalau melindungi dan memberi petunjuk kepada kita semua dan semoga Allah memberi kelancaran Peratin beserta perangkatnya dalam membangun pekon Tembelang, amin,” tutupnya.

Ustd Samsul Maarif meminta kepada semua pihak, baik orang tua murid dan santrinya , supaya jangan membesarkan persoalan ini, dan meminta untuk menahan diri, tidak ada yang tidak dapat selesaikan jika semua dilakukan dengan cara baik supaya muncul kebaikan itu sendiri,

Diberitakan sebelumnya, tabayun ini dilaksanakan lantaran adanya perintah dari aparatur pekon setempat untuk pengosongan TPA yang mana gedung tersebut satu-satunya gedung yang biasa dipakai untuk mengaji dengan pengasuh Usdt Samsul Maarif, namun kini persoalan itu sudah dapat jalan keluar.(gus salim/marlien)

About redaksi1 redaksi1

Check Also

Gagal Bawa Motor Pria Ini Babak Belur Dihajar Massa

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – RD (28) warga Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung Tanggamus, digelandang petugas ke …

7 comments

  1. tiada malah yg tidak bs di selesaikan dengan kepala dingin,tampa saling ngotot

  2. apa malah yg tidak bs di selesaikan sg kepala dingin

  3. musawarah dan mupakat merupakan langkah terbaik

  4. seharusnya menjadi contoh buat warga

  5. mantap ,jangan lupa minta maap ke peserta didik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!